Pesan Lamongan Untuk Indonesia, Papua Saudara Kami Seratus Persen

KiLASMETRO.COM,LAMONGAN – Kemeriahan pawai budaya Bhineka Tunggal Ika di Desa Bakalanpule Kecamatan Tikung Lamongan dengan menampilkan Joget Saljojo dan Maumere. Dan kedatangan warga Papua wilayah Kaimana bernama Darjat Furu yang menikah dengan warga Lamongan merupakan pesan Indonesia ” Kami cinta Papua”.

Kepala Desa Bakalanpule Zamroni, menegaskan Pawai Budaya Bhineka Tunggal Ika yang ikuti masyarakat desa setempat, POLRI dan TNI tersebut merupakan rangkaian dalam memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 74.

“Sebenarnya tema yang kami usung itu Bhinneka Tunggal Ika, namun kami instruksikan kepada para peserta yang terdiri dari 23 RT untuk dominan menggunakan pakaian adat papua. Hal itu kami lakukan sebagai dukungan kepada rakyat Papua,”ungkap Zamroni.

Dalam waktu yang sama, Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung,S.I.K,M.H mengatakan, bersama Kodim 0812 Lamongan tertarik dengan pawai budaya yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Bakalanpule, mengangkat tema Bhineka Tunggal Ika.

“Dari Lamongan untuk Indonesia, dimana tema kebhinekaan saat ini sedikit agak berkurang. Oleh karena itu dalam pawai ini memperkenalkan beragam suku bangsa. Ada Papua, Jawa, Betawi dan seterusnya,”ujar AKBP Feby DP Hutagalung kepada sejumlah awak media. Minggu (25/08/2019).

Feby mengungkapkan, meski saat ini terdapat isu hangat Papua kaitannya dengan disintegrasi. Melalui hal ini mewakili Lamongan untuk Indonesia, meski beragam tetap satu. Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa, dan Satu Tanah Air yakni Indonesia.

“Bersama-sama peserta dan warga setempat sebelum pawai diberangkatkan, kami semua joget Saljojo dan Maumere. Menunjukkan kepada semuanya bahwa Indonesia itu kaya akan budaya, suku dan sumberdaya alam,”kata AKBP Feby.

Melalui pawai ini, menurutnya, akan mewakili Lamongan untuk Indonesia. Terutama dalam kecintaan akan keberagaman suku bangsa termasuk Papua karena merupakan bagian dari Indonesia.

“Disini kami berpesan kepada saudara kami yang ada di Papua, We Love Papua. Papua bagian dari bangsa Indonesia,”ujarnya.

Lebih lanjut, Kapolres Lamongan menyampaikan, kegiatan kali ini merupakan pengalaman yang sangat berharga karena bisa berpakaian adat Papua. “Mudah-mudahan hal ini bisa menjadi simbol dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia,”terangnya.

Selain itu, dia menegaskan, TNI-POLRI dan Pemerintah akan menjamin keamanan bagi semua suku Papua yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. “Kami sangat terbuka, jika ada hal-hal yang perlu dikomunikasikan,”pungkasnya.(huda).

Bagikan melalui :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •   
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan