Barang Tersebut Harus Dimusnahkan Kejari Lamongan

KiLASMETRO.COM, LAMONGAN – Kejaksaan Negeri (Kejari) Lamongan memusnahkan barang bukti (BB) dari puluhan perkara telah diputus oleh Pengadilan dan tersangkanya telah menjalani hukuman.

Kepala Kejari Lamongan Diah Yuliastuti SH MH mengungkapkan, sebanyak 18 perkara dengan BB berupa pil koplo sebanyak 15.710 butir yang telah diputuskan oleh Pengadilan Negeri (PN) Lamongan dan sudah memiliki hukum tetap

“Dari 18 perkara tersebut, 13 perkara dengan dengan BB berupa pil koplo jenis Karnopen 7.756 butir. Sedangkan sisanya barang buktinya berupa pil Double L sebanyak 7.954 butir,”kata Kepala Kejari Lamongan, Diah Yuliastuti SH MH kepada sejumlah awak media, Rabu (28/08/2019) siang.

Diah menjelaskan, agar pil tersebut tidak disalahgunakan, maka dilakukan pemusnahan. Karena pekara atas barang haram tersebut sudah diputuskan oleh PN Lamongan dan sudah memiliki hukum tetap.

“Untuk saat ini perkara pil Karnopen dan Pil Duble L masuk dalam perkara narkotika. Sehingga ancaman hukum lebih berat dibanding dengan sebelumnya,”jelasnya.

Diah berharap, masyarakat jangan sekali-kali terlibat dalam peredaran atau penggunaan Karnopen dan Pil Duble L. Karena dampaknya selain merusak kesehatan, ancaman hukumnya juga semakin berat.

Selain itu, Diah menambahkan, pihaknya juga memusnahkan barang bukti lain yang perkaranya juga telah diputus Pengadilan dan berkekuatan hukum tetap.

“Yakni satu perkara dengan barang bukti jamu dari berbagai merk sebanyak 36.378 bungkus. Dan untuk narkoba golongan 1 bukan tanaman jenis sabu sebanyak 27, 66 gram dari 23 perkara,”paparnya.

Sedangkan minuman keras jenis arak, terang Diah, yang dimusnahkan sebanyak 45 liter dan jenis Tuak sebanyak 344 liter.

“Dan jenis bir sebanyak 37 botol, jenis anggur merah sebanyak 24 botol serat air mineral sebanyak 24 dos. Itu semua dari 33 perkara yang sudah diputus Pengadilan dan berkekuatan hukum tetap,” pungkasnya.

Pada pemusnahan barang bukti di Kejari Lamongan tersebut, juga disaksikan oleh pihak Polres Lamongan, Pengadilan, serta Dinas Kesehatan Lamongan.(hud).

Bagikan melalui :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •   
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan