Amankan Toak Saat Operasi Patuh Semeru 2019 Dan Ratusan Pelanggaran

KiLASMETRO.COM, LAMONGAN – Operasi Patuh Semeru tahun 2019 yang digelar Satlantas Polres Lamongan, Kamis (29/08/2019) kemarin dengan delapan sasaran berhasil menjaring ratusan pelanggaran yang dilakukan para pengendara dan satu pengendara membawa minuman keras.

“Dalam operasi kali, kami mengedepankan delapan sasaran pelanggaran yang dilakukan para pengendara baik roda dua maupun roda empat yakni pelanggaran penggunaan helm, kendaraan yang melebihi kecepatan, dan anak dibawah umur yang berkendara,”kata AKP Danu Anindhito Kuncoro Putro, Jumat (30/08/2019) sore.

Selain itu, AKP Danu menambahkan, penggunaan safety belt (sabuk pengaman), berkendara dalam kondisi mabuk, pengendara yang menggunakan HP, Kendaraan pribadi yang menggunakan Strobo atau Rotator dan satu lagi kendaraan yang melawan arus.

“Dari delapan yang menjadi sasaran prioritas, pelanggaran didominasi penggunaan helm dan anak dibawah umur berkendara. Dan untuk pelanggaran-pelanggaran lainnya tetap kami tindak tanpa mengesampingkannya,”ujar mantan Kasatlantas Polres Bangkalan.

Danu juga mengungkapkan, dalam operasi tersebut sebanyak 239 pelanggaran yang berhasil terjaring. Selain itu pihaknya juga berhasil mengamankan pengendara roda dua yang kedapatan membawa minuman keras (miras) tradisional atau Toak sebanyak 75 liter. .

“Pelanggaran lalu lintasnya, pengendara tersebut selain tidak menggunakan helm. Dia juga tidak membawa SIM maupun STNK. Namun pelanggaran karena membawa miras sudah kami limpahkan ke Shabara untuk ditindak lanjuti,”pungkasnya.

Danu berharap, seluruh pengendara baik roda dua maupun empat untuk tidak melanggar dari delapan prioritas agar terhindar dari kecelakaan. “Dan tujuan diselenggarakannya operasi ini untuk menekan angka kecelakaan yang disebabkan karena pelanggaran, standart kendaraan, kelalaian pengendara dan lainnya,”pungkasnya(hud/kilasmetro).

Bagikan melalui :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •   
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan