Operasi Patuh Semeru Gabungan, Sebanyak 62 Pelanggar Sidang Ditempat

KiLASMETRO.COM, PASURUAN
Operasi Patuh Semeru tahun 2019 yang digelar Satlantas Polres Pasuruan Kota, Selasa (10/09/2019) pagi dengan delapan sasaran berhasil menjaring puluhan baik dari pengendara roda dua maupun roda empat.

Operasi Patuh Semeru kali ini, petugas gabungan menjaring kendaraan di jalur Pantura Pasuruan-Probolinggo tepatnya didepan kantor Polsek Purworejo Polres Pasuruan Kota.

Tentunya hal itu dilakukan untuk menekan angka pelanggaran sekaligus kecelakaan dalam berlalu lintas dijalan. Sebelum operasi digelar, terlebih dulu para petugas dilapangan melakukan doa bersama dengan harapan agar pelaksanaan giat berjalan lancar, aman dan terkendali.

“Tujuan kita menggelar operasi ini untuk menekan jumlah pelanggaran, khususnya diwilayah hukum Polres Pasuruan Kota. Dengan menurunnya angka pelanggaran diharapkan angka kecelakaan juga menurun,”kata Kasat Lantas Polres Pasuruan Kota, AKP Akhmadi SH.

Menurutnya, tak sedikit para pelanggar yang ditindak berupa tilang oleh petugas di lapangan, baik pengendara R2 dan R4 langsung disidang ditempat oleh petugas.

“Dari hasil sidang ditempat, terdapat ada sebanyak 62 pelanggar yang melalui proses sidang selanjutnya melakukan pembayaran langsung melalui petugas bank BRI dilokasi,”ujarnya.

Dia menyampaikan, dari hasil Ops Gabungan yang digelar selama 1 jam mulai pukul 09.00 wib hingga 10.00 wib itu, tidak sedikit pelanggar yang ditilang. Mulai dari dilengkapinya kendaraan sesuai standart, tidak memiliki SIM, tidak dilengkapi surat kendaraan dan tidak mengenakan helm.

Secara rinci, pihaknya masih melakukan pendataan. Sedangkan yang menjadi sasaran dalam operasi tersebut, ada 8 target prioritas pelanggaran lalu lintas oleh petugas lalu lintas.

“Dari ke 8 sasaran tersebut diantaranya pengendara tidak mengenakan helm SNI, penumpang roda 4 tidak mengenakan sabuk pengaman (Safety Belt), berkendara melebihi batas kecepatan, berkendara dibawah pengaruh alkohol, narkotika dan obat terlarang, pengemudi dibawah umur, menggunakan handphone ketika berkendara, melawan arus dan penggunaan lampu rotator atau strobo yang tidak sesuai peruntukan,”jelasnya.

Sementara dari jumlah petugas gabungan yang ikut dalam Ops Patuh Semeru 2019 itu diantaranya yaitu dari unit Satlantas sebanyak 25 personil, Sabhara 10 personil, Intel 2 personil, POM TNI AD 3 personil.

“Selain itu Dispenda 8 personil, BRI, petugas Jasa Raharja cabang Pasuruan wilayah Probolinggo Jawa Timur, pihak Kejaksaan dan petugas dari Pengadilan Negeri Kota Pasuruan,”imbuhnya.

Selain bertujuan untuk menekan angka pelanggaran dan juga kecelakaan dalam berlalu lintas dijalan, menurut Kasat Lantas secara tidak langsung giat operasi itu untuk mempersempit ruang lingkup aksi dari tindak kejahatan dijalanan.

“Dengan cara kita memeriksa surat surat kendaraan atau kendaraan yang nantinya tidak dilengkapi surat surat tentu akan kita tilang dan kita limpahkan ke Reskrim,”jelasnya.

Lebih lanjut, AKP Akhmadi berharap, agar kedepan masyarakat bisa lebih sadar untuk mematuhi aturan dan tata tertib berlalu karena demi keselamatan dari pengendara itu sendiri.

“Kami dari jajaran Satlantas berharap kesadaran masyarakat lebih meningkat, dengan adanya operasi ini agar disiplin, tertib berlalu lintas bisa meningkat. Sehingga angka pelanggaran dan kecelakaan bisa menurun,”tuturnya.

Meskipun sudah ditindak berupa tilang oleh petugas dilapangan, salah satu pengendara Ilmiyah (19) seorang nahasiswa yang melanggar karena tidak memiliki SIM sangat mengapresiasi adanya giat operasi yang dilakukan.

“Menurut saya giat operasi semacam ini sangatlah bagus, karena untuk menindak pelanggar dan sekaligus ini untuk mengingatkan kita agar selalu berhati hati serta menjaga keselamatan ketika dijalan,”katanya dengan menutupi rasa malu.

Dan tak lupa, dirinya, juga mengajak masyarakat khususnya para orang tua dirumah, supaya anak yang dibawah umur jangan diperbolehkan menggunakan kendaraan bermotor.(red).

Bagikan melalui :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •   
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan