Akhirnya RSUD Dr.Soegiri Menambah Layanan Kemoterapi dan Hemosialisis

KiLASMETRO.COM, LAMONGAN – Akhirnya masyarakat Lamongan yang menderita kanker dan menjalani rutinitas cuci darah dapat terlayani di RSUD Dr Soegiri Lamongan tanpa harus pergi ke rumah sakit wilayah Gresik dan Surabaya.

Hal ini merupakan wujud keseriusan rumah sakit milik pemerintah tersebut dalam meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Lamongan.

“RSUD Dr. Soegiri Lamongan telah meningkatkan layanan kesehatan bagi pasien yang melakukan cuci darah dengan menambah 15 buah mesin hemodialisis dan kamar tidur”, ujar Bupati Fadeli, SH dengan didampingi direktur RSUD Dr Soegiri Lamongan dr. Moh. Chaidir Annas kepada sejumlah awak media, Selasa (24/09/2019).

Selain itu, Fadeli mengatakan, rumah sakit ini juga mendapatkan CSR dari Bank Jatim berupa tempat bermain dan edukasi bagi anak-anak yang diberi nama Gerak Menari.

Baca juga videonya :

“Bagi mereka, para penderita kanker yang biasanya harus antri selama tiga bulan di RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Saat ini bisa langsung terlayani di rumah sakit ini”, terang Bupati.

Perlu diperhatikan, jelas Bupati, bahwa rumah sakit ini telah menyiapkan hemodialisis, kemoterapi, sarana dan prasarana lainnya dengan tujuan pelayanan kesehatan masyarakat Lamongan. Namun yang belum siap justru BPJS-nya karena adanya rujukan-rujukan yang diajukan belum mendapatkan ijin.

“Sebenarnya rata-rata mereka yang melakukan kemoterapi itu menggunakan layanan BPJS. Dan niatan dari kami semua itu murni untuk masyarakat Lamongan. Oleh karena itu biar secepatnya menjadi perhatian bagi pihak BPJS terkait adanya kondisi tersebut”, paparnya.

RSUD Dr. Soegiri Lamongan, lanjut Fadeli, kedepan rumah sakit akan meningkatkan layanan rawat terpadu dengan membangun beberapa sarana dan prasarana. Dan yang lebih penting pihaknya juga telah bekerja sama dengan UNMUH Surabaya.

“Jadi apabila mereka para mahasiswa kedokteran akan melakukan praktek harus di rumah sakit Lamongan ini, bukan di Surabaya”, tegas Bupati Lamongan.

Sementara, Direktur RSUD Dr.Soegiri Lamongan dr. Moh. Chaidir Annas menyampaikan pihak terus meningkatkan layanan kesehatan kepada masyarakat Lamongan termasuk dibukanya dua poli.

“Dengan dibukanya Poli Onkologi dan Poli Geriatri maka jumlah poliklinik yang ada di rumah sakit kita menjadi 22 poli serta bertambahnya layanan cuci darah menjadi 31 mesin dan kamar tidur. Maka layanan kemoterapi bagi penderita kanker dan cuci darah bagi penderita gagal ginjal akan bisa terpenuhi”, ungkap dr. Annas panggilan dr.Moh.Chaidir Annas.

Lebih lanjut, dr. Annas menjelaskan, bahwa rumah sakitnya saat ini juga telah memiliki layanan unggulan rehabilitasi medik dan inovasi layanan kesehatan lainnya.

“Untuk layanan unggulan rehab medik yakni ESWL, hemodialisis, Endoskopy, Phacoen pasien katarak dan kemoterapi. Sedangkan inovasi layanan diantaranya Raja Ori, Bed Ori, Gerak Menari dan Pediagiri”, pungkas Direktur RSUD Dr. Soegiri Lamongan dr. Moh. Chaidir Annas.

Disisi lain, Ardi warga Banjarmendalan Lamongan, salah satu pasien gagal ginjal mengatakan merasa senang saat menjalani cuci darah di RSUD Dr. Soegiri Lamongan.

“Ada yang beda setiap kali saya menjalani cuci darah, karena selain mendapatkan motivasi dari para perawat juga terdapat musik yang selalu menghibur para pasien”, jelas Ardi yang sudah beberapa tahun menjalani cuci darah. (huda).

Bagikan melalui :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •   
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan