Pilkada 2020, Calon Independen di Lamongan Harus didukung 68 Ribu Orang

Ketua Komisioner KPU Lamongan, Makhrus Ali.

KiLASMETRO.COM, LAMONGAN – Ketua KPU Lamongan, Ali Mahrus menyampaikan, bagi pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati yang berangkat dari jalur independen atau perseorangan di Kabupaten Lamongan, harus mendapatkan dukungan sebanyak 68,6 ribu warga yang telah memiliki hak pilih.

Sedangkan pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati yang berangkat dari jalur partai politik, syaratnya sudah pasti harus mendapatkan rekomendasi dari partai pengusung.

“Sesuai dengan PKPU nomer 3 Tahun 2017 tentang pencalonan Pilkada, jika Daftar Pemilih Tetap (DPT) lebih dari 1 juta maka jumlah dukungan calon independen harus sebanyak 6,5 %”, ujarnya.

Mahrus menjelaskan, DPT yang dijadikan acuan dalam penentuan jumlah dukungan adalah DPT pemilu terakhir di Lamongan DPT 2019 adalah 1.056.505 pemilih. Jadi total dukungan yang dibutuhkan adalah 68.673 pemilih.

Selain itu, pihaknya juga menyampaikan pesan kepada calon kepala daerah yang berangkat dari jalur independen agar melebihkan jumlah dukungan dari yang telah ditentukan.

Baca juga :

Menurutnya, hal itu sebagai langkah antisipasi bagi pasangan calon independen saat tahapan verifikasi faktual dukungan oleh KPU. Sebab dikhawatirkan saat verifikasi faktual nanti akan ada perubahan data dukungan ketika inventaris dukungan mulai pindah datang, meninggal, dan pengurus partai politik.

“Untuk pembuktian dukungan bagi calon independen tersebut dengan KTP elektronik dan mengisi form B.1 KWK Perseorangan atau surat keterangan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil”, pungkasnya. (huda).

Bagikan melalui :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •   
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan