Dandim 0812 Bersama Jajaran Forkopimda Dampingi Bupati Lamongan Peringati Hari Batik

KiLASMETRO.COM, LAMONGAN – Batik kerajinan tangan yang mempunyai nilai seni tinggi dan menjadi bagian budaya Indonesia khususnya daerah jawa. Batik berasal dari kata jawa “amba” yang bermakna menulis dan “nitik” yang bermakna membuat titik.

Perempuan-perempuan jawa pada jaman dulu menjadikan keterampilan membatik sebagai mata pencaharian. Dahulu batik itu ditulis/digambar langsung dengan yang namanya “canting” hingga akhirnya dengan teknologi yang semakin canggih akhirnya sampai ditemukan Batik Cap untuk mempermudah dan mempercepat dalam pembuatan.

Tradisi membatik pada mulanya merupakan tradisi turun-temurun sejak jaman dulu, maka dari itu dalam Rangka pesona Hari Batik Nasional yang bertempat di Sport Center Lamongan (GOR) Dandim 0812 bersama jajaran Forkopimda mendampingi Bupati Lamongan dalam acara Pesona Batik Lamongan 2019.

“Puji syukur karena malam hari ini kita masih bisa berkumpul di GOR Kab. Lamongan dalam rangka memeriahkan Hari Batik Nasional”, kata Bupati Lamongan H.Fadeli, S.H, Minggu (06/10/2019) malam.

Fadeli menyampaikan, mengapresiasi atas terselenggaranya lomba desain batik, dalam peringatan Hari Batik Nasional pada tahun 2019 ini.

Beberapa kegiatan telah dilakukan mulai seminar dan juga jumlahnya terus tambah banyak. “Tentunya ini mampu menginspirasi kita dan juga harus terus kita tingkatkan untuk kemajuan perekonomian Kabupaten Lamongan”, ujarnya.

Menurutnya, batik ini selain peninggalan budaya yang harus dikembangkan dari tahun ke tahun bukan hanya jumlahnya tetapi juga kualitasnya harus tambah tinggi apalagi di pemerintah daerah.

“Batik Lamongan sudah menjadi kebanggan kita, dan sudah banyak dipakai masyarakat Lamongan maupun di luar Lamongan, jadi kita patut berbangga diri karena Lamongan mempunyai potensi dalam bidang industri batik”, pungkasnya. (pendim0812/huda).

Bagikan melalui :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •   
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan