Bentangkan Bendera Merah Putih Kelilingi Alun-alun, Simbol Nasionalisme dan Perdamaian di Lamongan

Bendera Merah Putih dibentangkan sepanjang 700 meter mengelilingi alun-alun Lamongan oleh TNI-Polri, Banser, PMK, Satpol PP, Pelajar dan elemen masyarakat lainnya. (foto : Koko).

KiLASMETRO.COM, LAMONGAN – Penyambutan momentum internasional yakni pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia disambut meriah di sejumlah daerah, tidak ketinggalan juga Kota Soto Lamongan. 

Kapolres bersama Forkopimda Lamongan melalui acara bertajuk Parade Merah Putih Dari Lamongan Untuk Indonesia Damai, Minggu (20/10/2019), mengajak masyarakat menjaga Jawa Timur, Lamongan untuk tetap damai dengan menolak aksi terorisme, aksi kerusuhan, dan anarkis. 

Parade ini diikuti oleh aparat keamanan TNI-Polri, Satpol PP, PMK, Banser, Pelajar Lamongan dan beberapa elemen masyarakat dengan membawa 7 (tujuh) buah bendera merah putih masing-masing sepanjang 100 meter. 

Arak-arakan parade berangkat dari titik awal di perempatan lampu merah Jalan Lamongrejo mulai pukul 06.30 WIB menuju titik akhir di depan Pendopo Lokatantra, sehingga mengelilingi alun-alun Lamongan menunjukkan dukungan untuk Indonesia damai. 

“Parade merah putih ini diprakarsai Kapolres dan jajaran Forkopimda Lamongan, untuk menyemangatkan rasa persatuan dan kesatuan berbangsa dengan Jogo Lamongan, Jogo Jawa Timur agar terciptanya Indonesia Damai”, kata Bupati Lamongan kepada sejumlah awak media, Minggu (20/10/2019). 

Fadeli menyampaikan, pihaknya berterima kasih kepada seluruh aparat keamanan TNI-Polri yang bekerja keras untuk selalu menjaga Lamongan tetap aman dan kondusif dengan bersinergitas dengan seluruh elemen masyarakat. 

“Terbukti sejak di gelarnya Pemilu 2019 dan Pilkades serentak kemarin bisa berjalan aman dan sukses. Dan saat ini merupakan puncaknya yakni Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden”, ujarnya. 

Lihat juga videonya :  

Sementara, Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung, S.I.K, MH mengatakan, kegiatan siaga satu dalam rangka pengamanan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden yang dikemas dalam parade merah putih. 

“Parade kami kemas dengan membentangkan bendera merah putih total sepanjang 700 meter mengelilingi alun-akun Lamongan untuk meningkatkan rasa nasionalisme”, kata AKBP Feby Hutagalung. 

Selain itu, dengan melibatkan aparat keamanan TNI-Polri, pelajar, tokoh agama, dan elemen masyarakat. Feby menjelaskan bahwa hal ini menunjukkan simbol perdamaian serta wujud Lamongan mendukung pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih. 

“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk menyambut Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden pada Minggu (20/10/2019) sore dengan tetap menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)”, ajaknya. 

Pihaknya juga memantau, bahwa sampai dengan saat ini, masyarakat Kabupaten Lamongan tidak ada yang melakukan mobilisasi ke Jakarta. “Tentunya dengan dilantiknya Presiden dan Wakil Presiden terpilih, masyarakat memiliki harapan besar yakni Indonesia semakin besar dan maju”, pungkasnya. 

Dalam acara parade merah putih di Kabupaten Lamongan selain dimeriahkan orkes melayu juga terdapat deklarasi damai yang dipimpin oleh perwakilan pelajar dengan diikuti oleh masyarakat yang hadir di alun-alun Lamongan. (huda). 

Bagikan melalui :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •   
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan