Peduli Generasi Bangsa, MIUS Lamongan Gandeng BNNP Jatim Berikan Edukasi Bahaya Narkoba Sejak Dini

Brigjen Pol Drs.Bambang Priambada bersama forkopimda Lamongan berikan ajakan jauhi narkoba salah satu ruangan di MIUS Lamongan, Kamis (24/10). foto : koko

KiLASMETRO.COM, LAMONGAN – Tumbuh suburnya kasus penyalahgunaan dan peredaran narkoba di wilayah Jawa Timur semakin memprihatinkan dan hal ini menjadi perhatian bagi semua pihak. Salah satunya adalah MI Unggulan Sabilillah (MIUS) Lamongan.

Untuk mencegah adanya penyalahgunaan dan peredarannnya di kalangan siswa-siswinya, MIUS Lamongan menggandeng Badan Narkotika Negara Provinsi (BNNP) Jawa Timur dengan memberikan sosialisasi bertajuk Edukasi Bahaya Narkoba Sejak Dini.

Kepala BNNP Jawa Timur Brigjen Pol Drs. Bambang Priambada,S.H, M.Hum mengatakan, merasa prihatin karena cukup besarnya jumlah penyalah penyalahgunaan dan peredaran narkoba di wilayah hukumnya.

“Sampai dengan bulan Oktober ditahun ini, BNNP berhasil menyita barang bukti (BB) narkoba 53 kg lebih. Dalam arti provinsi Jawa Timur merupakan pangsa pasar paling subur bagi bandar-bandar narkoba”, ungkap Brigjen Pol Drs. Bambang Priambada,S.H, M.Hum usai memberikan edukasi bahaya narkoba sejak dini dihadapan siswa-siswi MIUS Lamongan, orang tua wali murid dan Forkopimda Lamongan serta dilanjutkan pembukaan secara resmi acara MIUS Fest, Kamis (24/10/2019).

Brigjen Pol Bambang menjelaskan, oleh karena itu bahaya ini membutuhkan bantuan dari seluruh elemen masyarakat dan aparat pemerintah agar pihaknya bisa mencegah lebih awal.

“Dengan dilaksanakannya edukasi bahaya narkoba sejak dini yang diselenggarakan oleh MI Unggulan Sabilillah Lamongan, siswa-siswi bisa belajar tentang bahaya narkotika sejak awal. Kami dari BNNP Jatim sangat berterima kasih dan MIUS Lamongan layak mendapatkan apresiasi”, papar Brigjen Pol Drs. Bambang Priambada yang juga memberikan penghargaan atau reward secara simbolis kepada siswa-siswi MIUS Lamongan yang berprestasi.  

 

Brigjen Pol Drs Bambang Priambada saat berikan penghargaan atau reward siswa-siswi MIUS Lamongan berprestasi.

Perlu diketahui dari 38 Kabupaten ada di provinsi Jawa Timur hanya 17 Kabupaten yang memiliki BNNK. Sedangkan Lamongan saat ini masih di handle oleh Kabupaten Gresik dan Bojonegoro juga dihandle kota lain yakni Tuban.

Sementara, Dian Wasita Relawan Binaan BNNP Jatim menyampaikan, bagi semua masyarakat Lamongan agar menjauhi narkoba. “Tidak ada untungnya menggunakan narkoba. Karena saya sudah puluhan tahun merasakan pahitnya hidup dalam cengkraman narkoba. Dan saat ini saya bersama BNNP akan mengajak semua pengguna narkoba yang masih baru atau sudah lama untuk berhenti, dengan cara pendekatan humanism”, tegas disampaikan Dian Wasita usai menyanyikan lagu Slank berjudul “ Balikin “.

Dian Wasita, Relawan BNNP Jatim, dimana sebelumnya dia juga pernah hidup dalam cengkeraman narkoba.

Disisi lain, Ketua Yayasan Sabilillah Lamongan Ongky Wijaya Putra mengatakan, bahwa Edukasi Bahaya Narkoba Sejak Dini merupakan serangkaian dari adanya kegiatan MIUS Fest yang diselenggarakan oleh MI Unggulan Sabilillah Lamongan.

“Kami menggandeng BNNP Jatim merupakan upaya pencegahan dan penanggulangan bahaya narkoba sejak dini seperti apa yang disampaikan oleh Brigjen Pol Drs. Bambang Priambada. Edukasi tadi merupakan serangkaian dari acara MIUS Fest”, ujar Ongky Wijaya Putra.

Ketua Yayasan Sabilillah Lamongan bersama Kepala BNNP Jatim dan tamu undangan.

Ongky panggilan dari Ongky Wijaya Putra menjelaskan, MIUS Fest akan dilaksanakan secara rutin setiap tahun sekali. Dan pihaknya akan terus menghadirkan tokoh-tokoh baik dari Provinisi maupun Nasional, dengan harapan bisa memberikan inspirasi bagi siswa-siswi MIUS Lamongan. “Sehingga mereka memiliki gambaran dan cita-cita yang bisa menjadi kebanggan orang tua, masyarakat dan bangsa”, ucapnya.

Pihaknya mengharapkan siswa-siswa MIUS Lamongan tidak hanya belajar saja, tapi harus mampu untuk bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri akan masa depannya.

“Dan edukasi tersebut adalah salah satu upaya yang kami berikan agar mereka nantinya kelak menjadi umat muslim yang berakhlakul karimah serta sukses di dunia dan akhirat”, tandasnya. (huda).   

Lihat juga videonya :     

Bagikan melalui :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •   
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan