Pelatihan Ini , Diharapkan Menambah Income Anggota Sari Rasa Desa German

KiLASMETRO.COM, LAMONGAN – Warga Desa German, Kecamatan Sugio Lamongan yang tergabung dalam Kelompok Usaha Sari Rasa memperoleh Pelatihan Produksi Telur Asin dan Pengasapan dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Kabupaten Lamongan.

Penyelenggaraan pelatihan di Balai Desa German, Kecamatan Sugio tersebut dalam rangka pembinaan pengelolahan hasil ternak yang dilaksanakan oleh Disnakkeswan Lamongan dengan tujuan untuk menambah pendapatan rumah tangga.

Kepala Desa German Subechan menyampaikan apresiasi dan menyambut baik adanya pelatihan tersebut khususnya bagi anggota kelompok usaha Sari Rasa.

“Pembinaan seperti ini sangat kami butuhkan bagi ibu-ibu rumah tangga, khususnya kelompok usaha Sari Rasa“, kata Subechan, Selasa (29/10/2019).

Subechan mengharapkan, adanya pelatihan tersebut bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh warga yang mengikuti agar mereka bisa mendapatkan pemasukan atau income selain dari kepala rumah tangga atau suami.

“Selanjutnya kami juga berharap pelatihan ini tidak ada hanya pembuatan telur asin sampai proses pengasapannya saja. Melainkan pelatihan-pelatihan lain. Begitu juga mereka yang dihadir memperhatikan betul apa yang disampaikan”, tandasnya.

Dikesempatan yang sama, Kabid Agribis Eka menyampaikan, diselenggarakannya program pembinaan pengelolahan hasil ternak dengan tujuan agar warga Desa German memiliki kemampuan tidak hanya mampu memproduksi telur asin biasa.

“Khususnya mereka yang mengikuti pelatihan tidak hanya memiliki kemampuan membuat telur asin biasa. Tapi harus mampu memproduksi telur asin sampai proses pengasapan yang kami berikan”, ujar Eka.

Bakri, pelaku usaha sukses saat berikan pelatihan bersama Disnakkeswan Lamongan, Selasa (29/10).

Selanjutnya, Eka menambahkan, pihaknya berharap pelatihan ini bisa memberikan tambahan pendapatan bagi anggota kelompok usaha Sari Rasa.

“Mengenai mesin oven untuk proses pengasapan akan segera kami datangkan. Dalam pelatihan ini, kami juga menghadirkan Bapak Bakri pelaku usaha telur asin sebagai binaan dari Disnakkeswan dan Disperindag Lamongan”, paparnya.

Selaku pengusaha telur asin, Bakri menjelaskan, dalam memproduksi telur asin tidaklah membutuhkan biaya yang mahal. “Batu batu bata merah kita hancurkan atau giling sampai menjadi debu, kemudian diberi air yang telah dicampur dengan garam. Selanjutnya telur bebek satu persatu dibalur dengan adonan debu, air dan garam hingga ketebalan lebih dari 3 sentimeter”, jelas Bakri.

Kelompok Sari Rasa Desa German, Kecamatan Sugio Lamongan mendapat pelatihan pembuatan telur asin asap, Selasa (29/10).

Kepala Desa Bambang terpilih pada Pilkades serentak, menuturkan, perlu diketahui bahwa setiap mengawali usaha pasti mengalami proses kegagalan. “Akan tetapi kegagalan tersebut harus bisa kita perangi agar mencapai kesuksesan”, ucapnya.

Menurutnya, usaha yang membuatnya sukses juga sudah digeluti oleh hampir sebagian warga Desa Bambang. Sehingga saat ini perekonomian desa sudah mulai meningkat.

“Kedepan, apabila anggota kelompok usaha Sari Rasa bertanya terkait usaha telur asin. Jangan segan-segan untuk menghubungi atau datang ke Desa Bambang”, pungkasnya. (tris/huda).

Bagikan melalui :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •   
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan