Deddi Yakin Membawa Lamongan The Next Level, Terus Saat Ini Level Berapa ?

CFO Deddi Nordiawan saat menyerahkan berkas pendaftaran bacabup di DPC Gerindra Lamongan, Rabu (13/11).

KiLASMETRO.COM, LAMONGAN – CFO Paytren Deddi Nordiawan memiliki impian membawa Kabupaten Lamongan ke level Internasional.  Tentu saja untuk meraihnya membutuhkan proses lebih matang. Dan langkah awalnya, akademisi Universitas Indonesia (UI) tersebut harus mengikuti bursa pencalonan Bupati Lamongan di tahun 2020 mendatang.

Untuk mencapai hal itu , salah satunya dia harus mengikuti pendaftaran penjaringan yang dibuka partai politik. Keseriusan tersebut ditunjukkannya setelah mendapatkan tanda istikhoroh yang terakhir yakni pendaftaran penjaringan bakal calon bupati (bacabup) Lamongan di partai Gerindra.

Usai mengembalikan berkas pendaftaran penjaringan bakal calon Bupati (bacabup) Lamongan, putra sulung Fadeli, SH menyatakan, keinginannya membaktikan ilmu di kota kelahirannya. “Ya, saya mendapatkan panggilan dari kampung halaman untuk membaktikan ilmu, yang selama ini saya baktikan di Jakarta dan berbagai kota lainnya. Dan mudah-mudahan hal ini menjadi amal sholeh dan amal jariyah”, kata Deddi Nordiawan, kepada sejumlah awak di kantor DPC Partai Gerindra Lamongan, Rabu (13/11), sore.

Selain itu, lulusan gelar doctor UI menjelaskan, juga dengan tujuan meneruskan kepemimpinan Fadeli sebagai seoarang Bapak Bupati. Tentunya bukan berarti pembangunan yang dijalankan oleh Bupati Lamongan Fadeli, 10 (sepuluh) tahun terakhir belum selesai.

“Karena pembangunan itu kan memang suistainable (red_berkelanjutan), jadi cita-cita saya akan membawa Lamongan kepada the next level, modernisasi Lamongan dalam konteks digital dan Internasionalisasi Lamongan”, ujar pria yang juga lulusan SMA Taruna Nusantara tidak menjelaskan Kabupaten Lamongan saat ini pada level dan skala berapa.  

Menurutnya, sebagian besar masyarakat Lamongan merupakan pengguna dunia digital. Jika SDM (sumber daya manusia) masyarakat mulai dari pegawai, guru, siswa dan pedagang dinaikkan ke level berikutnya atau next level, maka mereka tidak hanya sebagai konsumen tapi akan menjadi produsen.

“Konsep ini sebenarnya sudah saya terapkan di masa kepemimpinan bapak (red_Fadeli, SH), salah satu contohnya LA Pay dan beberapa modernisasi dalam aspek good governance yakni e-government dan lain lain. Mungkin waktu 10 ( sepuluh) tahun itu juga belum selesai karena perjalanannya masih panjang. Dan saya yakin arek-arek Lamongan mampu mengikuti hal ini”, tegasnya dan meyakini masyarakat Lamongan konsumsi gizinya baik.

Sementara, Ketua DPC Partai Gerindra Lamongan Tsalist Fahami menyampaikan, bahwa Deddi Nordiawan merupakan pendaftar kelima bacabup Lamongan yang telah mengembalikan berkas pendaftaran dari sembilan orang yang mengambil formulir.

“Ada lima orang yang telah mengembalikan berkas pendaftaran bacabup selain Deddi Nordiawan yakni Yuhronur Effendi, Suhandoyo ( politisi senior PDI-P ), H. Sholahuddin (Sekpri Wakil Presiden) dan Biin Abdussalam (tokoh NU Lamongan). Sedangkan bacawabup satu orang yakni kader Gerindra Okta Rosadinata”, terang Tsalist. (huda).

Bagikan melalui :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •   
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan