Pemkab Gelar Pawai Budaya Harjalu Ke – 764, Tahun Depan Masyarakat Ingin Lebih Meriah

Sekertaris Daerah (Sekda) Drs. Agus Triyono, M.Si mewakili Bupati Lumajang menggelar pawai budaya Lumajang, Sabtu (07/12)

KiLASMETRO.COM, LUMAJANG – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Lumajang (Harjalu) ke-764, Pemkab Lumajang menggelar pawai budaya, Sabtu (7/12/2019) siang. Acara tersebut berlangsung di kawasan kota, tepatnya di Jalan alun-alun Lumajang dan pesertanya dari tingkat SD, SMP dan SMA yang ada di Kabupaten Lumajang.

Dalam kesempatan itu, Bupati Lumajang, melalui Sekertaris Daerah (Sekda) Drs. Agus Triyono, M.Si., menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Lumajang dan seluruh panita, kalau pada kesempatan pawai budaya kali ini tidak bisa ditemani Bupati.

“Bupati menyampaikan pesan terima kasih kepada seluruh masyarakat Lumajang, khususnya wali murid dan bapak ibu guru yang berpartisipasi di dalam kegiatan pawai budaya pada kesempatan kali ini”, ujar Drs. Agus Triyono, M.Si.

Dibanding bulan Agustus yang lalu, Agus panggilan dari Drs. Agus Triyono, M.Si mengatakan, Alhamdulillah dari hasil laporan untuk peringatan hari Harjalu pawai budaya ada peningkatan, meskipun tidak semeriah dibanding tahun-tahun yang lalu. “ Ini perlu kami sampaikan memang ini ironi, masyarakat Lumajang menginginkan keramaian, tetapi kalau diajak urunan di sekolahnya semuanya pada tidak mau”, kata Sekda Lumajang.

Karena kegiatan tersebut tidak bisa dibiayai APBD murni, Agus juga mengajak seluruh komponen masyarakat Lumajang, khususnya bapak Ibu wali murid yang anak-anaknya menempuh pendidikan di SD, SMP maupun di SMA, meskipun SMA ini sekarang menjadi kewenangan pemerintah provinsi Jawa Timur.

“Ayo mari kita berikan kesempatan anak-anak kita yang punya talenta, kata Agus, percuma anak kita pintar menari, pintar menyanyi, tapi tidak didukung dari orang tua memberikan kesempatan anak-anak untuk tampil di forum seperti ini tidak bisa tampil secara maksimal”, ajak Agus.

Tahun depan, lebih lanjut Agus menambahkan, agenda tahunan tersebut akan dilaunching oleh Bupati yang saat ini sedang dirancang. “Insya Allah nanti akan disampaikan pada tanggal 31 Desember 2019. Pak Bupati akan melaunching rangkaian kegiatan selama 1 tahun 2020 dan insya Allah bulan Januari sampai dengan Desember 2020 kita akan berkegiatan,” jelas Agus kepada bapak/ibu guru SD,SMP dan SMA.  

Hal ini itu karena adanya protes warga masyarakat Lumajang yang beberapa waktu lalu melalui pesan WA (Whatsapp) kepada Pak Bupati dan Wakil Bupati yang isinya “Harjalu sekarang ini kok gak ada gebyarnya”.

Agus juga menyampaikan, bahwa rangkaian peringatan harjalu sudah dimulai pada bulan Oktober yang lalu, jadi seluruh rangkaian kegiatan dimulai bulan Oktober, November dan Desember.

“Kita merubah pola, tidak seperti tahun-tahun yang lalu di bulan Desember, mulai tanggal 1 sampai tanggal 31 banyak kegiatan, sementara kami di pemerintahan banyak kegiatan yang kami selesaikan berkaitan dengan akhir tahun anggaran”, jelasnya.

Oleh karena itu, dia mohon pengertian masyarakat Lumajang, mulai tahun ini dan tahun depan setelah rangkaian peringatan akan dibagi, mulai bulan Januari sampai dengan Desember di tahun 2020, khususnya wali murid yang anaknya bersekolah di SD, SMP maupun SMA.

“Bapak ibu guru, kami sampaikan terima kasih telah mengerahkan seluruh anak didiknya. Pada kesempatan kali ini kami juga mengajak sekolah-sekolah yang belum berpartisipasi kali ini, di tahun 2020 semuanya bisa berpartisipasi lebih baik lagi dan lebih meriah. Selamat Hari Jadi Lumajang yang ke-764 “, pungkasnya. (end)

Bagikan melalui :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •   
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan