Antisipasi Laka Di Tahun Baru, Petugas Razia Kendaraan Dan Sopir

Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung memimpin razia kelaikan dan kelayakan kendaraan serta tes urine sopir di Terminal Lamongan, Sabtu (28/12) siang.

KiLASMETRO.COM, LAMONGAN – Puluhan petugas gabungan dari Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Lamongan dan Dinas Perhubungan setempat  melakukan pemeriksaan kelaikan dan kelayakan kendaraan pribadi dan umum yang melintas di Jalur Pantura Lamongan, sebagai antisipasi kecelakaan  saat berkendara menjelang tahun baru 2020.

“Selain melakukan pemeriksaan kendaraan, kita juga melakukan tes urine terhadap sopir kendaraanya.  Ini semua adalah upaya kami untuk mencegah kecelakaan”, kata Kapolres Lamongan, AKBP Feby DP Hutagalung, Sabtu (28/12) siang.

Selain itu, lanjut Feby panggilan Kapolres AKBP Feby DP Hutagalung, petugas juga memeriksa surat-surat kelengkapan berkendara, termasuk pemeriksaan STNK, surat uji KIR serta kelengkapan lainya. “Dan bagi yang tidak melengkapi surat-surat tersebut dilakukan sanksi tilang”, jelas Feby pada sejumlah awak media.

Dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lamongan, Farikh, memaparkan petugas terpaksa menghentikan operasional salah bus jurusan Surabaya-Semarang karena tidak laik.

“Terpaksa penumpangnya kita turunkan untuk pindah ke bus yang lain. Bus yang kita hentikan ini kaca depanya retak parah, serta tidak surat-surat kelengkapanya juga kurang lengkap”, ungkap Farikh.

Sementara itu, salah seorang penumpang bus, Ahmad Shodikin, mengaku pemeriksanaan terhadap kelaikan kendaraan atau mobil penumpang umum (MPU) seharusnya tidak hanya dilakukan di saat menyambut tahun baru saja.

“Pemeriksaan ini adalah hal yang bagus sekali karena juga untuk menjaga keselamatan penumpang, sehingga terhindar dari kecelakaan. Maka harus dilakukan secara berkala”, urai  Ahmad Shodikin.

Sebelumnya AKBP Feby DP Hutagalung menegaskan untuk pengamanan perayaan Tahun 2020 di Lamongan sendiri melibatkan ratusan personel baik dari TNI, Polri dan seluruh instansi terkait dari Pemerintah Daerah, diantaranya dari BPBD, Satpol PP dan seluruh komponen masyarakat terlibat di dalamnya, Ini semua demi kenyaman masyarakat.

“Selain  melakukan pengamanan di tempat ibadah, pengamanan juga dilakukan di sejumlah sejumlah titik rawan kriminalitas. Pengamanan tersebut dilakukan secara terbuka dan tertutup serta patroli”, paparnya.

Dan untuk memaksimalkan pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru 2020, petugas juga akan mendirikan pos pengamanan dan pos pelayanan. “Kita akan membangun 5 pos keamanan dan satu  pos pelayanan. Pos pelayanan nanti akan kita tempatkan di terminal”, terang Perwira polisi dengan pangkat dua melati di pundak itu. (gempo/huda).

Bagikan melalui :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •   
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan