Kupas Produk Pers Yang Benar Dan Bertanggungjawab, PWI Gelar Workshop Jurnalistik

PWI Lamongan menggelar Workshop Jurnalistik di Pendopo Lokatantra, Selasa (18/02).

kilasmetro.com, LAMONGAN – Dengan mengundang perwakilan OPD, perwakilan dari seluruh Polsek dan Koramil se-Lamongan, sejumlah awak media yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lamongan menggelar Workshop Jurnalistik dengan tema pers yang benar dan bertanggungjawab dalam rangka peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2020.

Ketua PWI Lamongan Bachtiar Febrianto, mengatakan acara tersebut merupakan  komitmen PWI Lamongan untuk selalu memberikan yang terbaik kepada masyarakat Lamongan akan terus di lakukan.

“PWI Lamongan fokus pada kegiatan sosial dan pendidikan kepada masyarakat. Salah satunya seperti yang sekarang ini kita lakukan, untuk memberikan pendidikan yang kaitanya dengan informasi”, kata Bachtiar Febrianto, Selasa (18/02).

Di sisi lain, Wakil Bupati Lamongan Kartika Hidayati menegaskan, jika insan pers merupakan elemen penting dalam membangun pemerintah daerah Kabupaten Lamongan selama ini.

“Atas dasar pentingnya itu, kita  mengapresiasi para insan pers dalam mengemban tugasnya setiap hari untuk menyajikan informasi yang benar dan bertanggung jawab di Lamongan”, ujar Kartika dalam sambutannya.

Wakil Bupati juga meminta kepada para SKPD, Kodim 0812 Lamongan , Polres , Lembaga pendidikan dan seluruh instansi pemerintah yang hadir perlu memahami betul perbedaan produk dari pers dan medsos.

“Di era sekarang, informasi di medsos menjadi ancaman bagi masyarakat apabila tidak di ketahui kebenaranya dan penangunng jawabnya. Dan dengan adanya PWI Lamongan, produk atau karya jurnalistik yang disajikan teman – teman pers yang tergabung di dalamnya menjadikan masyarakat Lamongan terdidik dengan kebenaran informasi dan penanggung jawabanya”, terangnya.

Menurutnya, produk Pers temen – temen PWI Lamongan ini tentu melalui prosedur dan ketentuan jurnalistik. Seperti ada badan hukum resminya , ada boks redaksi hingga penanggung jawabnya.

“Itu yang menjadi sangat penting dipahami semuanya. Produk pers sangat beda dengan medsos, terlebih produk hoax.Pendidikan informasi menjadi penting supaya tidak mudag percaya pada medsos”, jelasnya.

Workshop  dalam rangkaian HPN 2020 tersebut juga mendatangkan narasumber Ketua PWI Jatim Ainur Rohim dan Rizki Daniarto. Kedua narasumber mengupas produk jurnalisme yang benar dan bertanggung jawab serta terkait kehumasan. (huda).

Bagikan melalui :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •   
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan