OGUS Dan Penggagasnya Mendapatkan Apresiasi Dari Kapolres Lamongan

Kapolres Lamongan AKBP Harun bersama rombongan saat mengunjungi Rumah Pintar Yatim Piatu dan OGUS di Desa Nguwok, Kecamatan Modo, Lamongan, Selasa (18/02)

kilasmetro.com, LAMONGAN – Kapolres Lamongan AKBP Harun mengapresiasi OGUS (Ojek Gratis dan Uang Saku) untuk siswa yatim piatu di wilayah Kecamatan Babat dan sekitarnya yang digagas oleh Panit Lantas Polsek Babat Aiptu Purnomo dan sejumlah warga yang tergabung dalam Yayasan Berkas Bersinar Abadi.  

Apresiasi tersebut ditunjukannya dengan mendatangi  tempat mangkal ojek gratis itu di Rumah Pintar Yatim Piatu dan Dhuafa di Desa Nguwok, Kecamatan Modo, Lamongan yang dibangun tahun lalu melalui Yayasan Berkas Bersinar Abadi.

“Kegiatan seperti ini terus ditingkatkan dan semoga Polri semakin bisa merangkul warga masyarakat untuk melakukan kegiatan yang positif dan berterima kasih atas dedikasi Aipda purnomo yang sudah menginspirasi semua orang khususnya anggota polres lamongan”, kata Kapolres Lamongan, AKBP Harun. Selasa (18/02).

Tak hanya itu, kedatangan AKBP Harun bersama rombongan juga memberikan tali asih kepada anak yatim piatu sebanyak 45  siswa yang diantar jemput  dan diberikan uang saku setiap harinya oleh Yayasan Berkas Bersinar Abadi.

Seperti diketahui Yayasan Berkas Bersinar Abadi didirikan dan diprakarsai oleh Panit Lantas Polsek Babat Aipda Purnomo sejak dua tahun yang lalu yang bermula dari kegiatan sebagai Bhabinkamtibmas.

“Gagasan lahirnya OGUS ( Ojek Gratis dan Uang Saku) muncul saat saya bersama anggota mengantar donasi ke wilayah Kecamatan Modo. Dan disana saya menemui anak yatim piatu yang tidak sekolah selain tdak punya sepeda juga karena gara-gara jaraknya terlalu jauh”, ungkap Aipda Purnomo.

Pak Pur panggilan akrab Aipda Purnomo mengatakan, dari kejadian tersebut memberikan inspirasi kepadanya dan juga Yayasan Berkas Bersinar Abadi untuk menyiapkan sejumlah kendaraan angkut untuk antar jemput bagi anak yatim piatu saat berangkat dan pulang sekolah.

“Semua kendaraan angkut yang terdiri dari sepeda motor dan kendaraan roda tiga Tossa yang dimodifikasi merupakan sumbangan sejumlah donator, baik yang berada di Yayasan Berkas Bersinar Abadi atau dari pihak lain”, terangnya.

Salah satu kendaraan yang digunakan untuk anttar jemput anak yatim piatu

Saat ini, sambung Pak Pur, joki dari OGUS sudah mencapai 23 orang dengan jangkauan 6 (enam) kecamatan yakni Babat, Sugio, Pucuk, Glagah, Modo dan Kedungpring

“Amplop senyum yang berisi uang saku untuk siswa anak yatim piatu dan dhuafa tetap kami berikan sampai dengan hari ini”, akunya.  

Pihaknya setiap hari Jum’at, juga masih membagikan nasi bungkus kepada abang becak dan penghuni panti jumpo di Babat. Serta membagi sepada pada siswa dari keluarga kurang mampu untuk memberi dorongan agar siswa tersebut terus bersemangat dalam meenempuh pendidikan demi massa depanya.

“Semua ini bisa berjalan bukan dari saya sendiri saja, tapi juga atas sumbangan dari sejumlah donator, baik yang berada di Yayasan Berkas Bersinar Abadi atau dari pihak lain”, pungkasnya. (huda).

Bagikan melalui :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •   
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan