Delapan Desa Tidak Ada Peminat, KPU Harus Perpanjang Pendaftaran PPS

Katua Komisioner KPU Lamongan, Makhrus Ali.

kilasmetro.com, LAMONGAN – Meski pendaftaran  Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk menghadapi Pilkada Lamongan telah dibuka  beberapa hari oleh  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lamongan, namun hingga penutupan  terdapat sebanyak delapan desa yang tidak ada pendaftarnya.

Ketua Komisioner KPU Lamongan Mahrus Ali menyampaikan, diantara desa yang tidak ada peminat penyelenggara pemilu di tingkat desa tersebut adalah Dumpi Agung, Desa Gintungan, Desa  Puter dan Desa Katemat Kecamatan Kembangbahu.

“Kemudian di Desa Sidoarjo dan Desa Tanjung Kecamatan Lamongan, serta di Desa Kebalan Pelang Kecamatan Babar dan Di Desa Sidobangun Kecamatan Deket”, kata Mahrus Ali, Selasa (25/2).

Selain itu, sambung Mahrus Ali, di 162 desa,  pendaftarnya belum memenuhi minimal dari kebutuhan. “Seperti kita diketahui di masing-masing desa, harusnya minimal pendaftarnya sebanyak 6 pendaftar. Kemudian kita seleksi yang akan menghasilkan 3 PPS”, urainya.

Atas kondisi ini, pihak KPU Lamongan akan perpanjangan pendaftaran PPS selama tiga hari.  “Hal ini telah diatur dalam PKPU dan surat dinas dari KPU RI, yang mana kalau belum memenuhi dua kali dari jumlah kebutuhan, maka akan dilakukan perpanjangan pendaftaran”, tuturnya.

Tak hanya itu, lanjut Mahrus, KPU juga akan lebih aktif lagi melakukan sosialisasi dan pendekatan ke masyarakat. Dan syarat untuk pendaftar PPS untuk Pilkada Lamongan diantaranya pendaftar minimal berusia 17 tahun, tidak menjadi anggota parpol yang dibuktikan  dengan surat pernyataan, tidak berada di dalam ikatan perkawinan dengan sesama penyelenggara pemilu.

“Selain itu, pendaftar  juga harus membawa surat pernyataan tidak pernah dipenjara berdasarkan putusan Pengadilan”, pungkasnya. (amrullah/huda).

Bagikan melalui :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •   
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan