Sinta Nyatakan Mundur Dari Pilkada Lamongan 2020 Melalui Jalur Independen

Ketua Komisioner KPU Lamongan, Makhrus Ali.

kilasmetro.com, LAMONGAN – Ketua Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lamongan, Makhrus Ali memastikan, bahwa pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati M. Yasin – Tarpin, yang akan maju di Pilkada Lamongan 2020 mendatang melalui jalur independen menyatakan mengundurkan diri.

“Pasangan M. Yasin – Tarpin (Sinta) tidak jadi menyerahkan berkas dukungan sampai dengan batas waktu yang telah ditentukan yakni pada tanggal 19 hingga 23 Februari 2020. Meski pasangan tersebut sempat mengambil username dan password silon (sistem informasi pencalonan pemilu) Pilkada Lamongan 2020”, kata Makhrus Ali, Rabu (26/02).

Makhrus menjelaskan, secara otomatis sesuai ketentuan yang berlaku, pasangan bakal calon Sinta sudah tidak memenuhi syarat dan dinyatakan gugur dengan sendirinya karena telah melewati batas waktu penyetoran berkas dukungan warga.

Pasangan bakal calon M. Yasin – Tarpin yang telah menyatakan mengundurkan diri.

“Selain tidak menyerahkan berkas, pasangan M. Yasin – Tarpin juga telah menyatakan mengundurkan diri ke KPU. Jadi sampai dengan saat ini yang mengembalikan berkas dukungan hanya pasangan bakal calon Suhandoyo – Mohammad Su’udin”, ujarnya.

Sementara sebelumnya Suhandoyo, Kader senior PDIP Lamongan, memastikan maju sebagai calon Bupati Lamongan melalui jalur perseorangan pada Pilkada 2020, berpasangan dengan tokoh masyarakat pantura Lamongan, Mohammad Su’udin dibuktikan dengan menyerahkan berkas dukungan warga sebagai persyaratan calon perseorangan ke KPU Lamongan, Kamis (20/02) lalu.

Didampingi Kaharuddin, Ketua DPD Partai Nasdem Lamongan dan diiringi puluhan pendukungnya, pasangan Suhandoyo-Mohammad Su’uddin menyerahkan berkas dukungan secara langsung kepada komisioner KPU Lamongan.

“Hari ini agendanya penyerahan berkas dukungan rakyat ke Kantor KPU. Seharusnya tidak perlu kehadiran saya, Akan tetapi saya dituntut oleh para pendukung semuanya, maka saya juga hadir di sini”, kata Suhandoyo usai penyerahan berkas di KPU Lamongan.

Menurutnya, keberangkatan dirinya maju dalam Pilkada Lamongan 2020 ini adalah atas kehendak rakyat, maka apapun kepentingan rakyat wajib kita pikirkan demi kesejahteraannya.

“Seharusnya tidak menjadi kewajiban, tapi menjadi wajib ketika masyarakat berkehendak, maka dari itulah kita harus memenuhi kehendak daripada masyarakat itu sendiri”,  ungkapnya.  (huda).

Bagikan melalui :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •   
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan