Normalisasi Rowo Semando Harus Dilakukan Untuk Atasi Banjir di Babat

Tak hanya normalisasi sungai, Kodim 0812 Lamongan berharap adanya Normalisasi Rowo Semando Babat

kilasmetro.com, LAMONGAN – Setiap kali turun hujan lebat, ancaman banjir menghantui warga Kecamatan Babat, Lamongan. Banjir  yang melanda warga di Kecamatan Babat, hampir setiap tahun terjadi ketika musim hujan.

Berbagai Upaya dilakukan oleh Pemkab Lamongan untuk mengatasi banjir langganan yang setiap tahun terjadi tersebut, mulai dari normalisasi kali konang, hingga memasang mesin pompa kapasitas 1.250 liter per detik.

Menurut Kasdim 0812 Lamongan Mayor Arh I.G.N Putu Ardhana, Rowo Semando yang ada di sebelah Pasar Agrobis Babat, memiliki fungsi sebagai penampungan air di Kecamatan Babat dan sekitarnya. Oleh karena itu apabila terjadi pendangkalan maka akan menjadi ancaman terjadinya banjir.

“Hasil koordinasi dengan steakholder di Lamongan, Perlu ada normalisasi Rowo Semando yang mengalami pendangkalan. Sebab, kalau hanya memaksimalkan mesin pompa yang ada masih tidak mampu”, terang Mayor Arh I.G.N Putu Ardhana, Selasa (10/03/2020).

Selain itu, Putu menghimbau, perlu adanya gerakan membangun kesadaran masyarakat agar menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan.

“Itu tadi waktu bersih-bersih banyak sekali sampah, ada pampers, softex dibuang sembarangan di sungai, ini kalau tidak disadarkan menjaga kebersihan lingkungan, ya dampaknya akan banjir”, ungkapnya.

Sementara, intensitas hujan yang turun beberapa hari ini membuat kawasan Kota Babat, Desa Bedahan, dan Desa Plaosan tergenang banjir, termasuk Koramil 10/0812 Babat yang sudah seminggu ini terendam banjir setinggi 20 centimeter. (bha/huda)

Bagikan melalui :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •   
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan