Mbak Siti Bakal Tinggalkan Gubuknya, Kades Sidomulyo : Apresiasi Pihak Yang Bantu Salah Satu Warganya Yang Miskin

Kapolres Lamongan AKBP Harun saat melakukan peletakan batu bata simbolis proses pembangunan rumah layak huni Siti Maimunah, warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Modo, Selasa (17/03)

kilasmetro.com, LAMONGAN – Sebentar lagi Siti Maimunah (35) akan meninggalkan gubuk dengan tempelan stiker “Keluarga Miskin Penerima Bantuan Sosial” yang bersebelahan dengan kandang sapi dan tempat pembuangan kotoran sapi.

Karena wanita penderita kencing manis tersebut mendapatkan bantuan rumah layak huni yang masih dalam proses pembangunan dari kepedulian Kapolres Lamongan AKBP Harun bersama Yayasan Berkas Bersinar Abadi dan donator dari Skin Cosmetics.

Kepala Desa (Kades) Sidomulyo Zainuddin, merasa terbantu dan mengucapkan terima kasih atas kepedulian dari Kapolres Lamongan bersama Yayasan Berkas Bersinar Abadi dan Skin Cosmetics terhadap salah satu warganya miskin.

“Kami selaku aparat desa beserta masyarakat sangat mengapresiasi bantuan yang diberikan Bapak Kapolres Lamongan AKBP Harun bersama Yayasan Berkas Bersinar Abadi dan Skin Cosmetics kepada salah satu warga miskin di desa ini yakni Mbak Siti. Semoga semua ini bisa menjadi amal ibadah kita semuanya”, kata Zainuddin, Selasa (17/03).

Kapolres Lamongan AKBP Harun bersama Yayasan Berkas Bersinar Abadi dan donator dari Skin Cosmetics mengatakan, Siti Maimunah merupakan warga kurang mampu yang layak dibantu.

“Hari ini kita bantu proses pembangunan rumah yang layak huni bagi Mbak Siti (red_Siti Maimunah) di tempat yang berbeda dari sebelumnya”, ujar Kapolres Lamongan AKBP Harun usai melakukan peletakan batu bata proses pembangunan rumah Mbak Siti.         

Harun mengatakan, dengan dibuatkannya rumah layak huni tersebut, mudah-mudahan bermanfaat bagi Mbak Siti. Dan hal ini juga sebagai bukti kepedulian Polres Lamongan pada masyarakat yang membutuhkan.

“Kegiatan ini semata-mata bentuk keperdulian Polres Lamongan bersama Yayasan Berkas Bersinar Abadi dan donator Skin Cosmetics pada masyarakat yang membutuhkan, semoga bermanfaat bagi penerimanya”, tandasnya.

Sebelumnya, Panit Lantas Polsek Babat Aipda Purnomo, membenarkan bahwa terdapat warga yang bernama Siti Maimunah menempati gubuk bersebelahan dengan kandang sapi dan tempat pembuangan kotoran sapi di pekarangan warga Dusun Semampir, Desa Sidomulyo, Kecamatan Modo, Lamongan mengalami kondisi yang sangat jauh dari kata layak atau sedikit kurang normal.

“Mbak Siti hidup didalam gubuk seperti itu seolah lebih berharga sapi disbanding dirinya. Jika hujan, kondisi luar biasa dialami Mbak Siti, yakni nyamuk dan bau kotoran sapi yang membandel akan menemaninya sampai pagi serta penerangannya hanya lilin”, kata Aipda Purnomo usai mengunjungi Siti Maimunah dimalam hari saat turun hujan.  

Pak Pur panggilan Aipda Purnomo menjelaskan, kondisi yang dialami itu sudah puluhan tahun selain kondisi ekonomi keluarga juga kurang mampu. Dan dia menempati gubuk berukuran 2×3 meter tersebut di pekarangan milik Pak Mustajab yang merupakan saudara orang tuanya.

Mbak Siti memang layak untuk mendapat bantuan baik dari pihak pemerintah daerah maupun desa. Namun bantuan tak kunjung ada hanya sebuah stiker dengan tulisan Keluarga Miskin Penerima Bantuan Sosial yang telah menempel sejak tiga bulan yang lalu”, ungkap Ketua Harian Yayasan Berkas Bersinar Abadi sesuai pengakuan Muntolib selaku kakak kandung Mbak Siti. Dia berharap nantinya Mbak Siti segera mendapatkan bantuan secara nyata dari pemerintah.

“Dan kami bersama teman-teman anggota Yayasan Berkas Bersinar Abadi serta donator akan berusaha untuk membangkitkan senyum Mbak Siti dengan mewujudkan rumah kecil layak huni. Namun sebelumnya akan kami carikan lokasinya terlebih dahulu. Semoga hal ini bisa terkabulkan”, pungkasnya. (huda).

Bagikan melalui :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •   
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan