Bagaimana Dampak Ekonomi Jika Indonesia Di Lockdown ?

llustrasi kondisi Ibu Kota Jakarta nampak lesuh.

kilasmetro.com – Juru Bicara Pemerintah Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto menyampaikan kasus meninggal dunia di Indonesia hingga Rabu (18/3) pukul 12.00 WIB mencapai 19 Orang.

Sejumlah negara sudah melakukan lockdown untuk menekan penyebaran virus Corona,  Bahkan di Malaysia pun mulai (18/3) sudah melakukan Lockdown. Langkah ini belum menjadi opsi pemerintah Indonesia untuk Lockdown Indonesia meskipun BNPB sudah memperpanjang status darurat Corona hingga 29 Mei 2020. Karena banyak yang masih harus dipikirkan lagi jika Indonesia melakukan Lockdown.

Setelah diumumkan Positif di Indonesia, Perekonomian mengalami penurunan seperti Negara lainnya dan membuat nilai tukar Rupiah melemah sampai Rp. 15.712 (19/3) yang dikutip dari Web Bank Indonesia dan diketahui sebelum adanya positif virus corona di Indonesia, nilai tukar Rupiah masih dibawah Rp.15.000.

           Jumlah Tenaga Kerja Di Indonesia lebih banyak di sektor Informal, jika Indonesia Lockdown bagaimana nasib para pekerja?, Para pekerja tidak akan mendapatkan pendapatan dan mereka rugi yang membuat keuangan mereka susah. Jika Lockdown terjadi, Pemerintah harus siap untuk memberikan tunjangan kepada para pekerja menengah kebawah yang bekerja di sektor informal tersebut agar dapat bertahan hidup.

    Tapi jika Indonesia tidak melakukan Lockdown maka akan membahayakan Masyarakat Indonesia sendiri, karena virus tersebut akan terus menyebar melalui kontak fisik, masyarakat masih menyepelekan Virus ini yang membuat kasus Positif Corona terus bertambah.

Create J : I’if Nur Safitri Mahmudah, Fakultas Ekonomi Bisnis – Universitas Muhammadiyah Malang

Publish : Moch. Nuril Huda

Bagikan melalui :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •   
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan