Empat Desa Di Lamongan Bakal Jalani PSBB Lokal

Yuhronur Effendi, Sekretaris Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19.

KILASMETRO|LAMONGAN – Pemerintah Kabupaten Lamongan akan memberlakukan karantina khusus di tingkat desa akibat terus melonjaknya jumlah pasien yang terkonfirmasi positif Corona Virus Disease (Covid-19).

“Iya hari ini nanti akan kita terapkan untuk desa-desa yang terpaparnya atau pasien terkonfirmasi positif lebih dari tiga”, kata Yuhronur Efendi, Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Kamis (30/4).

Pria yang juga Sekda Lamongan tersebut mengaku sudah melaporkan ke dewan terkait penerapan karantina khusus di tingkat desa sebagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona semakin meluas.

“Tadi sudah kita laporkan ke dewan terkait penerapan semacam PSBB local desa, terdapat 4 (empat) desa yakni Desa Surabayan, Kecamatan Sukodadi, Desa Sukoanyar, Kecamatan Turi, Desa Mayong, Kecamatan Karangbinangun dan Kelurahan Blimbing, Kecamatan Paciran ”, jelasnya.

Dia juga menegaskan di  4 (empat) desa tersebut akan dilaksanakan Phisycal Distancing dan Social Distancing secara ketat dan akan dikawal juga oleh anggota Polres dan Kodim.

Tak hanya itu, sambung Yuhronur, penerapan karantina khusus tingkat desa juga terdapat sanksi bagi yang melanggar. “Iya tentu makanya semua masyarakat ada jam malam. Keluar masuk orang ini harus satu pintu. SOP (Standart Operasional Prosedur) sedang kita buat sekarang”, ujarnya.

Sebagai konsekwensi pemberlakuan karantina khusus di tingkat desa tersebut, pihak Pemkab Lamongan akan membantu menyalurkan bantuan kepada desa yang bersangkutan.

“Ya, nanti akan kita berikan bantuan sembako, bantuan seluruh alat cuci tangan dan hand sanitizer. Selain itu juga termasuk penyemprotan cairan desinfektan mungkin secara berkala setiap 1-2 hari . Intinya desa yang bersangkutan supaya seluruh warga tidak mudah terpapar”,tandasnya.

Berdasarkan data Covid Center Lamongan (Covid-19) per hari Kamis ini jumlah pasien terkonfirmasi positif berjumlah total 42 orang, sedangkan PDP berjumlah 127 orang dan ODP 342 orang. (koko).

Bagikan melalui :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •   
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan