Kades Cantik Angely Merasa Tersentuh Kejari Lamongan

Diah Yuliastuti, Kepala Kejari Lamongan memberikan paket sembako, Selasa (05/05).

KILASMETRO|LAMONGAN – Kepala Desa Kedungkumpul, Kecamatan Sukorame, Kabupaten Lamongan mewakili warganya merasa bangga karena merasa tersentuh dengan mendapatkan bantuan paket sembako dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Lamongan.

Kepala Desa (Kades) Angel Emitasari mengapresiasi, bantuan paket sembako dari Kejari Lamongan dalam rangka program bakti sosial (baksos) yang digelar Kejaksaan Agung (Kejagung) RI secara serentak bersama jajarannya di seluruh Indonesia.

“Alhamdulillah bantuan paket sembako ini cukup membantu sekali. Kalau bantuan, warga desa belum pernah tersentuh dan baru kali ini alhamdulillah justru mendapat bantuan itu dari Kejari Lamongan”, ungkap Angel Emitasari kepada sejumlah awak media, Selasa (05/05).

Meski mayoritas warganya merantau, dia meyakini Desa Kedungkumpul dalam kondisi aman dan terbebas dari masalah COVID-19. “Suatu kebanggaan tersendiri karena Kejaksaan menunjuk Desa Kedungkumpul untuk menerima bantuan paket sembako”, ujar Angely panggilan Angel Emitasari.

Sementara, Kepala Kejari Lamongan Diah Yuliastuti, menjelaskan baksos yang kelima dalam rangka kepedulian terhadap dampak penyebaran COVID-19 merupakan program yang diselenggarakan Kejaksaan Agung (Kejagung) RI secara serentak bersama jajarannya di seluruh Indonesia.

“Ini baksos kita yang kelima. Ya, ini kebetulan ada program dari pimpinan bapak Jaksa Agung untuk sama-sama melaksanakan pada hari ini secara serentak di seluruh Kejaksaan Republik Indonesia”, kata Diah Yuliastuti.  

Kemarin Kamis (30/04), Kejari Lamongan juga melaksanakan baksos dengan mengajak buka puasa tenaga medis di RSUD Dr Soegiri Lamongan dan para pengguna jalan.

“Ini gilirannya masyarakat yang terdampak COVID-19 juga belum menerima bantuan yakni warga Desa Kedungkumpul karena jauh dari jangkauan”,akunya.

Selain warga Desa Kedungkumpul, Kejari Lamongan juga memberikan bantuan kepada warga Desa Wanar karena banyak pedagang tanaman hias di Surabaya yang terdampak COVID-19 harus pulang kampung.

“Jadi kita harus berikan perhatian agar semua masyarakat merasa pemerintah, dalam hal ini  Gugus Tugas kemudian forkopimnda juga Kejaksaan telah memperhatikan semua unsur masyarakat yang terdampak”, tandasnya.  

Apresiasi juga disampaikan Ali Thohir selaku Kepala Desa Wanar, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan kepada Kejari Lamongan. “Terima kasih bu kajari karena peduli terhadap dampak COVID-19. Mudah-mudahan apa yang diberikan bermanfaat bagi warga kami. Terutama yang terdampak. Semoga COVID-19 cepat berlalu, sehingga kita bisa normal kembali dalam kegiatan seperti semula”, tuturnya. (adi).

Bagikan melalui :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •   
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan