Bersama Puskesmas Karanggeneng Lakukan Screening Terhadap Santri Yang Akan Pulang Liburan

Screening terhadap santri Ponpes Tanwirul Qulub Sungelebak oleh Puskesmas Karanggeneng bersama forkopimcam.

KILASMETRO|LAMONGAN – Belum meredahnya corona virus disease 2019 (covid-19) membuat semua pihak melakukan berbagai upaya untuk memutus mata rantainya. Kali ini dalam rangka pencermatan warga, Forkopimcam Karanggeneng bersama Pukesmas melakukan screening terhadap 114 santri dan 30 orang pengasuh Yayasan Pondok Pesantren Tanwirul Qulub Desa Sungelebak, Kecamatan, Karanggeneng Kabupaten Lamongan, Senin (11/05).

Para santri tersebut akan dipulangkan untuk menjalani masa liburan jelang Idul Fitri, dari 114 orang santri tersebut rata-rata dalam kondisi sehat dan suhu tubuh secara keseluruhan dibawah 38 derajat celcius, sehingga tidak masalah, namun mereka tetap diarahkan untuk mematuhi protokol kewaspadaan, mengisolasi diri dirumah selama 14 hari dan seterusnya.

Menurut Komandan Koramil 0812/15 Karanggeneng Lettu Inf Sobar Adnanto menyampaikan, bahwa kegiatan seperti ini merupakan bagian dari upaya kita Muspika dalam memutus rantai penularan Covid-19 di wilayah Kecamatan Karanggeneng khususnya.

Bersama Camat Karanggeneng Bekti Aprianto dan Iptu Raksan Kanit Sabhara Polsek Karanggeneng mewakili Kapolsek dan Kepala Puskesmas Karanggeneng Drg.Poeji Hariyani, disamping melakukan screening juga melakukan gropyokan kerumah-rumah warga, penyemprotan desinfektan, sosialisasi protokol kewaspadaan dan lain-lain.

“Hal itu kita lakukan secara menyeluruh diseluruh desa di Kecamatan Karanggeneng. Sebagai wujud kesungguhan kami dalam berupaya ikut memutus rantai penularan covid-19 tersebut agar tidak meluas”, kata Lettu Inf Sobar Adnanto.

Sementara itu, Pengasuh Ponpes Tanwirul Qulub Sungelebak KH. Mustain Ilyas mengatakan terkait dengan pelaksanaan screening tersebut, sangat mendukung sekali upaya forkopimcam Karanggeneng dan pemerintah dalam memutus penularan Covid-19.

“Dari hasil pemeriksaan terhadap para santri tadi, mudah-mudahan mereka semuanmya sehat dan alhamdulilah suhu tubuh mereka dibawah 38 derajat celcius. Sehingga mereka bisa pulang dan tetap saya juga pesan kepada mereka untuk mengisolasi diri selama 14 hari, dan mematuhi protokol kewaspadaan”, ujar KH. Mustain Ilyas.

Menyikapi kegiatan jajarannya tersebut, Komandan Kodim 0812/Lamongan Letkol Inf Sidik Wiyono, S.H., M.Tr.Han, di tempat terpisah menyampaikan, salam hormat kepada KH. Mustain Ilyas, kemudian terkait dengan pelaksanaan screening tersebut merupakan bagian dari tugas tugas kita bersama dalam mencegah meluasnya penularan covid 19.

“Semua warga kita lakukan penerapan pencermatan terutama dilingkungan pondok pesantren karena tempat berkumpulnya banyak santri tentunya memiliki tingkat kerentanan tersendiri, termasuk warga masyarakat yang baru pulang dari luar kota daerah zona merah  maupun dari luar negri, mereka harus menjalani karantina”, tegas Dandim 0812/Lamongan.  (pendim0812/koko)

Bagikan melalui :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •   
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan