Akibat COVID-19, Ribuan CJH Lamongan Dijadwalkan Ulang Tahun 2021

Banjir Sidomulyo, Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh, Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lamongan.

KILASMETRO|LAMONGAN – Akibat pandemi COVID-19, Kementerian Agama RI dipastikan tidak akan memberangkatkan jemaah ke tanah suci mekkah di tahun 2020.  

Bagi Calon Jemaah haji (CJH) yang sudah melakukan pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH), diperbolehkan mengambil kembali dengan prosedur tertentu.

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh, Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lamongan, Banjir Sidomulyo menjelaskan, (CJH) yang seharusnya berangkat tahun ini akan dijadwalkan ulang untuk diberangkatkan tahun 2021.

“CJH yang diberangkatkan tahun 2021 Masehi atau 1442 Hijriyah adalah yang sudah melakukan pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH)”, kata Banjir Sidomulyo dikantor Kemenag Lamongan, Rabu (03/06/20) sesuai dengan konferensi pers Menteri Agama kemarin.   

Ada dua yang diberlakukan Kementerian Agama RI, sambung Banjir, terkait Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH) yang telah dilunasi. Pilihan pertama yaitu setoran pelunasan BIPIH akan disimpan dan dikelola secara terpisah oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

“Sesuai yang dijelaskan, dana pelunasan CJH ada 2 opsi, bila tidak diambil, maka dana itu akan disimpan dan dikelola secara terpisah oleh BPKH, serta nilai manfaat dr dana itu akan dikembalikan sepenuhnya kepada Jemaah”, terang Banjir.

Sementara pilihan kedua, lanjut Banjir, yaitu setoran biaya pelunasan BIPIH dapat diambil kembali oleh CJH, dengan mengajukan surat permohonan pengambilan terlebih dahulu.

“Apabila CJH ingin mengambil setoran pelunasan BIPIH, maka CJH harus mengajukan permohonan secara tertulis pengembalian setoran pelunasan kepada Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Lamongan dan menyertakan lampiran bukti-bukti asli setoran lunas, seperti fotokopi buku tabungan, fotocopi KTP dan menujukan aslinya”, jelasnya.

Meski setoran pelunasan BIPIH boleh diambil, namun Banjir mengatakan saat ini belum ada CJH di Lamongan yang mengajukan permohonan pengambilan setoran BIPIH.

“Belum ada, masih hangat keputusan terkait pembatalan keberangkatan ibadah haji, mungkin dana disimpan di tabunganya masing-masing”,  ucapnya.

Untuk 1.646 CJH Kabupaten Lamongan, sebanyak 1.558 CJH telah melakukan pelunasan di Bank Penerima Setoran (BPS) dan 88 CJH cadangan.

“Jemaah yang sudah melakukan pelunasan jumlahnya 1.646 CJH, dari 1.682 CJH yang berhak lunas. Jadi selebihnya yang tidak melakukan pelunasan itu ada yang sudah meninggal, sakit permanen dan mengundurkan diri”, pungkasnya. (adi).

Bagikan melalui :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •   
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan