“Kampung Tangguh Semeru”, Warga Desa Sukosongo Gelar Sedekah Bumi Ditengah Pandemi Covid-19, Ini Tujuannya

Warga Dusun Songo, Desa Sukosongo, Kecamatan Kembangbahu, Lamongan gelar sedekah bumi ditengah pandemi covid-19.

KILASMETRO|LAMONGAN – Tradisi sedekah bumi atau sesaji bumi dimaknai sebagai salah satu bagian yang sudah menyatu dengan masyarakat Desa Sukosongo, Kecamatan Kembangbahu, Lamongan dan menjadi simbol penghormatan terhadap bumi yang menjadi sumber kehidupan.

Ritual yang menyuguhkan tumpeng dan jajanan sudah menjadi tradisi rutin dan berlangsung turun termurun dari nenek moyang tersebut dilaksanakan pada hari Jumat (12/06) kemarin pagi.

Menurut Kepala Desa Sukosongo, Akhmad Zaenal Arifin, sedekah bumi tahun ini memang berbeda dengan tahun sebelumnya. Pelaksanaanya secara sederhana, karena sedang mengalami pandemi virus corona atau Covid-19.   

“Ritual sedekah bumi tetap berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan. Seluruh warga yang hadir menggunakan masker dan menerapkan physical distancing. Meskipun demikian, acara tetap berlangsung khidmat dan sakral”, ujar Akhmad Zaenal Arifin di Kantor Desa, Senin (15/06).  

Akhmad Zaenal Arifin mengatakan, sebagai Kampung Tangguh Semeru warga Dusun Songo, Desa Sukosongo  memilih untuk tetap melangsungkan sedekah bumi di tengah pandemi dengan tujuan sebagai bentuk syukur atas limpahan rezeki dan kesehatan yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa. 

“Karena ada Covid-19, acara dibuat lebih simpel. Tidak ada sound system atau pengeras suara lain. Yang terpenting warga sayuk rukun karena  panen yang berlimpah. Semoga virus corona atau Covid-19 segera hilang”, tandasnya.

Ditempat terpisah, Kepala Dusun Songo Hamim, menjelaskan tradisi sedekah bumi sudah dilaksanakan sejak beberapa tahun lalu. Dimaksudkan sebagai ungkapan syukur warga atas melimpahnya hasil panen agar warga Dusun Songo terus dilimpahi keberkahan dan kesejahteraan.

Kepala Desa Sukosongo Akhmad Zaenal Arifin (berdiri memakai kopyah berpakaian batik).

“Mudah-mudahan dari acara ini penghasilan dari warga masyarakat Dusun Songo bisa semakin melimpah, terutama dari pertanian dan dan wabah corona segara hilang”, ucap Hamim.  

Lebih lanjut, Hamim menambahkan, setiap sedekah bumi ini, warga yang datang membawa tumpeng dan berbagai makanan khas lainya. “Untuk sedekah bumi tahun berikutnya akan dilaksanakan setiap tahun selesai panen musim kedua”, pungkasnya.

Bagikan melalui :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •   
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan