Digelar Virtual, Sidang Perdana Kasus Pembunuhan Mertua Sekda Lamongan

Sidang perdana kasus pembunuhan mertua Sekda Lamongan Yuhronur Effendi digelar secara virtual, Kamis (18/06).

KILASMETRO|LAMONGAN – Pengadilan Negeri (PN) Lamongan menggelar sidang kasus pembunuhan sadis terhadap Ruwaeni (69), Warga Glogok, Desa Sumberwudi, Kecamatan Karanggeneng, Lamongan, Kamis (18/6).

Sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan terhadap terdakwa pembunuh ibu mertua Sekda Lamongan, Yuhronur Efendi, diselenggarakan secara virtual akibat wabah pandemi covid-19.

“Ini sidang perdana terdakwa kasus pembunuhan Ruwaeni dan dilakukan secara video conference (vicon) dengan agenda pembacaan dakwaan”,  kata Humas Pengadilan Negeri Lamongan, Agusty Hadi Widarto kepada awak media.

Agusty menyampaikan terdakwa Imam Winarto menjalani sidang dengan tetap berada di Lapas Kelas II B Lamongan dengan didampingi Penasehat Hukum (PH) dari Posbakum Pengadilan Negeri Lamongan.

Begitu juga terdakwa Sunarto juga sama, namun penasehat hukum Sunarto tidak hadir dalam persidangan, 

“Majelis Hakim sempat menunggu, akhirnya dakwaan tetap dibacakan, karena penasehat hukum tidak datang”, jelasnya.

Dia menyampaikan, sidang berikutnya adalah pemeriksaan saksi bagi terdakwa Imam Winarto. Sedangkan terdakwa Sunarto tergantung penasehat hukum.

“Apakah ada pengajuan keberatan (eksepsi) atau tidak! Jika tidak ada maka langsung dilanjutkan pemeriksaan saksi”, terangnya.  

Dalam sidang kasus pembunuhan tersebut, bertindak sebagai Jaksa Penuntut Umum (JPU) adalah Rustamaji Yudica A.N, Irwan S, Irfan Mangalle, Kasubsi Penyidikan Rudi Kurniawan dan Andika Nugraha T.P.

“Pembaca dakwaan dari JPU untuk terdakwa Imam Winarto dilakukan oleh Kasi Intel, sedangkan Sunarto oleh Kasi Datun”, paparnya.

Sementara, JPU dari Kejari Lamongan Rustamaji Yudica A.N menyampaikan, bahwa sidang perdana kasus pembunuhan mertua Sekda Lamongan Yuhronur Effendi dilakukan secara daring (online) melalui sebuah layar. 

“Tadi pembacaan dakwaan, kita dan majelis hakim di Pengadilan Negeri Lamongan. Sedangkan terdakwa berada di Lapas Kelas II B Lamongan”, kata Rustamaji Yudica A.N.   

Salah satu terdakwa, Imam Winarto saat menjalani sidang perdana melalui vicon dengan didampingi penasehat hukum penunjukan Posbakum Pengadilan Negeri Lamongan.

Rustamji menuturkan, sidang perdana kasus pembunuhan Ruwaeni yang juga ibu mertua Sekda Lamongan Yuhronur Effendi di pimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri (PN) Lamongan. “Hakim Ketuanya oleh Ketua PN Lamongan yakni Raden Ari Muladi”, ucapnya. 

Secara terpisah, Irfan Mangelle juga selaku JPU dari Kejari Lamongan menerangkan, bahwa pembacaan dakwan dilakukan dua JPU yang berbeda.

“Untuk terdakwa Imam Winarto tadi dibacakan oleh Rustamaji Yudica AN, sedangkan Sunarto tadi saya yang membacakan. Tapi tadi sempat tertunda selama 30 menit karena menunggu penasehat hukum dari Sunarto tak kunjung datang”, ujar Irfan Mangalle.

Irfan Mangalle mengatakan, sidang selanjutnya minggu depan pada tanggal 25 Juni 2020. Untuk terdakwa Imam Winarto langsung pemeriksaan saksi, sedangkan Sunarto, Penasehat Hukumnya diberikan kesempatan eksepsi.

“Penasehat hukum dari terdakwa Sunarto dikasih kesempatan eksepsi. Jika tidak ada, maka langsung dilanjutkan pemeriksaan saksi”, pungkasnya. (adi).

Bagikan melalui :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •   
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan