Kasdim 0812 Lamongan Bersama Tim GTPPC Launching Tiga Pesantren Tangguh Semeru

Bupati Lamongan Fadeli saat didampingi Kapolres dan Kasdim 0812 Lamongan dalam rangka launching Pesantren Tangguh Semeru.

KILASMETRO|LAMONGAN – Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0812 Lamongan Mayor Arh G. N. Putu Ardana, S.S. bersama Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Kabupaten Lamongan dalam meresmikan tiga pesantren tangguh di Kecamatan Babat, Sekaran dan Karanggeneng sebagai upaya penerapan menyongsong kenormalan baru atau New Normal

Diantaranya adalah Pondok Pesantren Matholi’ul Anwar Desa Sunggelebak, Kecamatan Karanggeneng, Pondok Pesantren Ihyaul Ulum Desa Manyar, Kecamatan Sekaran dan Pondok Pesantren Roudlotul Muta’alimin Desa Datinawong, Kecamatan Babat.

Atas kerjasama dan kesiapan menjadi Pesantren Tangguh, Bupati Fadeli mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengasuh pondok pesantren yang sudah bersedia ditetapkan sebagai Pondok Pesantren Tangguh Semeru.

“Mari kita semangat berjuang untuk melawan penyebaran Covid-19. Kita semua harus siap menuju New Normal, salah satunya adalah bagaimana kita harus disiplin dengan protokol kesehatan. Para santri agar selalu menggunakan masker, jaga jarak serta rajin cuci tangan menggunakan sabun serta menjaga kebersihan”, ungkap Fadeli dengan di dampingi Kapolres Lamongan dan Kasdim 0812 Lamongan, Jumat (26/06).

Kapolres Lamongan AKBP Harun, pada saat peresmian pondok pesantren sebagai Pesantren Tangguh Semeru menegaskan, kesiapan tersebut sebagai wujud Pesantren berkomitmen, membantu pemerintah dan masyarakat mencegah penularan. Salah satunya dengan menerapkan protokol pencegahan Covid 19.

“Kami berikan apresiasi kepada pondok pesantren di Lamongan yang mampu menghadapi tantangan seperti pandemi Covid -19 saat ini. Kita harus terus berdisplin dalam penerapan protokol kesehatan”, tegasnya

“Selain meresmikan pondok pesantren tangguh Tim GTTPC juga meresmikan Kampung Tangguh Semeru di Desa Siman, Kecamatan Sekaran, hari ini”, lanjutnya.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Kesehatan, sekaligus juru bicara GTPPC Lamongan, dr. Taufik Hidayat. Ia mengatakan, protokol kesehatan sebenarnya mudah yaitu dengan menjaga kesehatan diri sendiri.

“Kami berpesan agar setiap santri yang mau masuk pondok pesantren cek kesehatan dulu dengan membawa surat keterangan sehat dari dokter.  Kami percaya Covid-19 akan sulit menular apabila semua santri mematuhi protokoler kesehatan yang ada”, katanya

Sementara Pengasuh Pondok Pesantren Matholiul Anwar KH. Ahmad Taufik, juga mengapresiasi kinerja tim GTPPC Lamongan yang dipimpin langsung oleh Bupati Fadeli, bersama Kapolres Lamongan, Dandim 0812 dan Forkompimda Lamongan.

“Kami atas nama pondok pesantren Matholi’ul Anwar mengucapkan banyak terima kasih, karena sudah bersedia meresmikan pondok pesantren matoliul anwar sebagai pesantren tangguh tanggap Covid -19. Kami akan mematuhi semua aturan atau protokoler kesehatan yang telah ditentukan pemerintah”,  ungkapnya.

Seperti diketahui, beberapa pekan sebelumnya Tim GTPPC juga sudah terlebih dahulu meresmikan Pesantren Tangguh Semeru di Kecamatan Paciran yaitu Ponpes Al Ishlah di Desa Sendangagung, dan Ponpes Karangasem Muhammadiyah di Desa Paciran. (adi).

Bagikan melalui :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •   
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan