Waspadai Isu dan Gerakan Yang Mengancam Ideologi Pancasila

Ketua MPC PP Kabupaten Lamongan Andre Wicaksono saat melantik Pimpinan Anak Cabang Pemuda Pancasila (PAC PP) Kecamatan Babat dan Kecamatan Kedungpring, di Pendopo Kelurahan Babat.

KILASMETRO|LAMONGAN – Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila (MPC PP) Kabupaten Lamongan meminta seluruh anggota Pemuda Pancasila waspada terhadap gerakan yang mengancam ideologi pancasila.

Hal itu disampaikan oleh Ketua MPC PP Kabupaten Lamongan, saat melantik Pimpinan Anak Cabang Pemuda Pancasila (PAC PP) Kecamatan Babat dan Kecamatan Kedungpring, di Pendopo Kelurahan Babat, Rabu (22/07).

“Isu-isu politik, sosial yang terjadi dan beredar di tengah masyarakat saat ini, harus selalu diwaspadai jangan sampai mengancam ideologi Pancasila”,  kata Andre Wicaksono dalam pidatonya.

Dalam menyikapi keberadaan isu-isu politik yang terjadi saat ini, Pemuda Pancasila Kabupaten Lamongan sudah jelas menolak segala bentuk ancaman terhadap ideologi pancasila.

“Sikap kita tegas, menolak RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) dan gerakan lainya yang mengganggu Pancasila”, ungkap Andre.

Dia berpesan agar Pemuda Pancasila harus hadir ditengah masyarakat untuk menjaga ideologi Pancasila yang sudah final di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Keberadaan Pemuda Pancasila di setiap tempat harus bisa bersinergi dengan pemerintah setempat, demi terwujudnya nilai-nilai Pancasila.

“Pancasila sudah final, Kalau sampai ada yang mengancam ideologi pancasila, Pemuda Pancasila akan menjadi garda terdepan membela Pancasila”, tegasnya.

Andre menyampaikan, dalam rangka memperkuat jaringan ideologi Pancasila. MPC PP Kabupaten Lamongan meminta peran aktif kepengurusan di tingkat  kecamatan.

“Pemuda pancasila itu tidak kemana-mana, tapi ada dimana-mana”, ujarnya.

Sementara, Mulkan, Camat Babat yang hadir bersama Kapolsek Babat dan Danramil 0812/10 Babat, dalam acara pelantikan PAC PP Kecamatan Babat dan Kedungpring berharap Pemuda Pancasila dapat mewarnai pembangunan daerah.

“Pemuda Pancasila harus benar-benar Pancasila dan bisa bersinergi dengan pemerintah, instansi maupun elemen masyarakat lainnya dalam menjaga ideologi Pancasila”, harapnya. (nur).

Bagikan melalui :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •   
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan