Tiga Program Utama Harus Dikerjakan Mahasiswa Unisla

Sejumlah mahasiswa Unisla melaksanakan proses pelepasan KKN dari rumah 2020 di halaman Kampus, Jalan Veteran, Lamongan, Selasa (27/07).

KILASMETRO|LAMONGAN – Ada tiga program utama yang harus dikerjakan oleh mahasiswa Universitas Islam Lamongan (Unisla) selama melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Dari Rumah (DR).

Ditegaskan, Rektor Unisla, Bambang Eko Muljono, di halaman Kampus, Jalan Veteran, Lamongan, Selasa (27/07) saat melepas 1114 mahasiswa peserta KKN secara simbolis.

“Yang pertama, membantu pemerintah dalam melaksanakan upaya memutus penyebaran Covid-19. Melalui desa/kelurahan, kecamatan masing-masing, mahasiswa membantu melakukan kegiatan pencegahan Covid-19”, ujarnya.

Selain membantu memutus penyebaran Covid-19, mahasiswa juga melakukan identifikasi berbagai potensi yang ada di masing-masing desa.

“Dari potensi-potenai itu nanti dipilih beberapa desa di setiap kecamatan, kemudian akan dijadikan satu ke dalam sebuah buku dan akan kita terbitkan”, ucap Bambang.

Bambang berharap, dengan adanya buku tersebut, berbagai potensi desa yang ada di Kabupaten Lamongan dapat diketahui oleh masyarakat luas serta dapat dijadikan bahan untuk pengembangan desa.

“Buku ini akan kita diterbitkan dalam bentuk hard copy maupun soft copy. Hard copy-nya untuk perpustakaan sehingga seluruh masyarakat Lamongan, seluruh masyarakat Jatim dan seluruh masyarakat Indonesia bisa melihat di perpustakaan. Selain itu juga kita terbitkan dalam e-book”,  kata Bambang.

Lebih lanjut Bambang mengungkapkan, selain dituangkan ke dalam sebuah buku, potensi-potensi yang orisinil juga akan dipatenkan melalui pengajuan Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI).

“Yang ketiga, dari potensi-potentsi yang ada di desa itu, kemungkinan ada hal-hal yang bisa kita mohonkan HaKI. Kami tidak ingin seperti reog dan batik yang di-HaKI-kan oleh luar negeri”, tegasnya.   

Dia menambahkan, maka potensi tersebut harus di-HaKI-kan di Lamongan. Contoh tahun lalu makam Joko Tingkir ini belum di-HaKI-kan, padahal kemana-mana sudah kita katakan Laskar Joko Tingkir dan sebagainya.

“Alhamdulillah KKN 2 tahun yang lalu kita HaKI-kan dan HaKI-nya sudah ada di Unisla”, pungkasnya.

Sebelum terjun untuk melaksanakan KKN dari rumah, 1114 mahasiswa peserta KKN Unisla mengikuti pembekalan yang dilakukan secara daring melalui zoom dan streaming YouTube. (nur).

Bagikan melalui :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •   
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan