Dikatakan Selingkuh, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Lamongan : Insya Allah, Nggak

Anwar Sadat Sekretaris DPD Gerindra menyerahkan surat rekomendasi dari DPP, Senin (3/8/20) di kantor DPD Partai Gerindra untuk pasangan Yuhronur dan Abd. Rouf.

KILASMETRO|LAMONGAN – Gerindra tidak mau dikatakan selingkuh dari kesepakatan koalisi partai PKB dan PDIP, hanya karena tidak jadi mengusung Sholahudin di Pilkada Lamongan.    

“Selingkuh. Insya Allah, nggak. Gerindra baru kali ini mengeluarkan rekom”,  ujar Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Lamongan, Srinoto, Senin (03/08).  

Jika sebelumnya Gerindra komunikasi dengan bakal Cabup maupun Cawabup, salah satunya Sholahudin hingga harus menandatangani Kesepakatan koalisi PDIP-PKB dan Gerindra, 22 Januari 2020, kata Srinoto, itu hanya ikhtiar politik.

“Itu sebatas ikhtiar politik dan mengukur sejauh mana komitmen terhadap partai yang mau mengusungnya dalam kontestasi pilkada”, jelasnya.

Ketika ditanya, apakah Gerindra nantinya tidak takut dikatakan tidak komitmen, Srinoto menjawab, DPC hanya diberi wewenang membuka penjaringan dan komunikasi dengan bacabup-bacawabup.

“Selebihnya itu kewenangan DPD dan DPP. Kaitan dengan  konsolidasi partai yang diselenggarakan di Gedung Korpri, Rabu (22/01/2020), itu inisiatif bakal calon (red_Sholahudin) yang sampai saat ini belum dapat rekom”, jelasnya.

Dia juga membenarkan, surat rekomendasi DPP Gerindra diserahkan kepada  pasangan Yuhronur Effendi-Abdul Rouf di kantor DPD Gerindra Jawa Timur.    

“Nggeh leres, diserahkan di kantor DPD”, ucapnya.   

Diperolehnya surat rekomendasi dari DPP Gerindra, pasangan Yuhronur Effendi – Abdul Rouf Yuhronur telah mengantongi 4 (empat) surat rekomendasi. Dari Partai Golkar dengan 6 kursi, PPP 3 kursi, PAN 7 kursi, dan terakhir Gerindra dengan 4 kursi di legislatif sehingga total keseluruhan 20 kursi. (nur).

Bagikan melalui :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •   
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan