Rugi Puluhan Juta Rupiah Perhektar, Petani Berharap Pemerintah Ulurkan Bantuan

Sukiman, salah satu petani jagung Desa Cerme, Kecamatan Bluluk, Lamongan yang merugi puluhan juta rupiah perhektar.

KILASMETRO|LAMONGAN – Puluhan hektar   tanaman  jagung milik  para petani di Desa Cerme, Kecamatan Bluluk, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, rusak  parah  akibat diserang hama tikus. Akibatnya petani mengalami kerugian  puluhan  juta   rupiah per  hektarnya.

Menurut Sukiman salah satu petani Desa Cerme, hama tikus merusak seluruh tanaman jagung sejak seminggu terakhir. Sebenarnya tanaman tersebut siap panen, namun kini mengalami kerusakan parah.

“Selain bagian  jagung  terkelupas, tonggol   buah jagung juga  dimakan hama tikus. Sehingga mereka (petani) merugi puluhan juta rupiah perhektarnya”, kata Sukiman, Rabu (04/08).  

Dia bersama petani lainnya hanya bisa pasrah dan berharap kepada pemerintah setempat untuk  memberikan bantuan agar bisa bangkit kembali.  

“Kami berharap pemerintah bisa menangani  hama tikus  yang terjadi setiap tahunnya ini, agar ditahun  mendatang tidak terjadi serangan hama tikus kembali”, tegasnya dan mengaku belum pernah ikut asuransi pertanian.

Sementara, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Lamongan Rudjito menjelaskan, pihaknya sudah melakukan pengendalian, terkait adanya serangan hama tikus yang menimpah petani jagung di Desa Cerme

“Kalau dari dinas, secara teknis berkelanjutan melakukan gerakan pengendalian massal”, kata Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Lamongan, Rudjito melalui pesan Whatsapp.   

Namun adakah bantuan secara riil kepada para petani jagung yang mengalami kerugian hingga puluhan juta perhektar dari pemerintah, Rudjito menjawab, bukan tanggung jawabnya.

“Ya, itu leadingnya kan di Dinas Sosial yang bantuan fisik. Kita kemarin sudah membantu racun pengendali tikus meskipun sifatnya stimulus ke UPT untuk gerdal (gerakan pengendalian) di Kelompok Tani, mas”, jawabnya.

Terkait bantuaan secara riil bagi para petani mengalami kerugian akibat serangan hama, secara terpisah Kepala Dinas Sosial Lamongan Moh. Kamil menandaskan, pihaknya hanya tinggal mengeksekusi.

“Memang usulan ke Mentan dari Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Lamongan, Mensos tinggal eksekusi. Untuk Lamongan baru cair 4 Kecamatan“, pungkasnya (nur).

Bagikan melalui :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •   
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan