Dinkop dan UKM Lamongan Usulkan Ribuan UMKM Dapatkan BLT Sebesar Rp. 2,4 Juta

Agus Suyanto, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Lamongan.

KILASMETRO|LAMONGAN – Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lamongan sudah mengusulkan sejumlah pelaku UMKM (usaha mikro kecil dan menengah) untuk mendapatkan bantuan langsung tunai (BLT) sebesar Rp. 2,4 juta dari pemerintah pusat melalui Kementerian Koperasi dan UKM.

“Awal bulan Agustus tahun ini kita sudah mengusulkan 9.151 pelaku UMKM yang ada di wilayah Kabupaten Lamongan ke Kementerian Koperasi dan UKM RI”, ujar Agus Suyanto, Senin (24/08/2020).

Agus menjelaskan, dari sejumlah pelaku UMKM yang diusulkan tersebut berasal dari anggota koperasi dan diluar anggota koperasi Lamongan masih belum mendapatkan kejelasan informasi.

“Apa yang kita usulkan, sampai sekarang belum dapat kabar, yang jelas kita sudah mengusulkan 9.151 pelaku usaha mikro. Kemarin kita juga ketemu pihak Dinas Provinsi Jatim, dan menyampaikan belum ada informasi kejelasan para penerimanya”, akunya.

Agus berujar, dirinya juga sempat mendengar adanya informasi bahwa pemerintah sudah mengucurkan BLT kepada sekian juta pelaku usaha mikro.

“Kalau seandainya itu ada proses pencairan mungkin yang di DKI Jakarta. Intinya belum keseluruhan untuk Lamongan dapat berapa itu kita belum dapat informasinya”, kataya.

Dia juga menambahkan, garis besarnya BLT untuk pelaku UMKM tersebut diberikan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Koperasi dan UKM untuk pemulihan ekonomi bagi pelaku usaha mikro.

“Yang jelas BLT ini untuk pemulihan ekonomi masyarakat utamanya pelaku UMKM ditengah pandemi Covid-19″, ucapnya.

Namun tidak semua pelaku UMKM bisa mendapatkan BLT ini, mantan Kepala Inspektorat Lamongan menuturkan, harus belum pernah memperoleh manfaat bantuan dari pemerintah juga belum pernah mendapatkan pinjaman dari bank.

“Nama mereka akan divalidasi, misalnya kalau di chek ternyata punya pinjaman di BRI maka ndak bisa pasti di coret. Dan pencairannya nanti itu ditransfer langsung sebesar Rp. 2,4 juta ke rekening penerima manfaat BLT (by name by addres) di bank BRI dan BNI,” ujar Kepala Dinas Koperasi dan UKM Lamongan. (tris/nanda).

Bagikan melalui :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •   
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan