Pemdes Gondanglor Merubah Hutan Menjadi Destinasi Wisata Desa

Salah satu pengunjung saat berswafoto di wahana wisata G Park.

KILASMETRO|LAMONGAN – Bermula dari risihnya warga sekitar karena sering melihat lokasi Perhutani di Desa Gondanglor, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan digunakan sebagai tempat muda-mudi untuk berpacaran.

Pemerintah Desa (pemdes) Gondanglor bersama Kelompok Sadar Wisata (pokdarwis) Lamongan mengubah lokasi Perhutani seluas 4 hektar menjadi destinasi wisata desa G Park.

“Gagasan didirikannya G Park, bermula dari keluhan warga sekitar melihat lokasi tersebut dulunya sering digunakan sebagai tempat muda-mudi untuk berpacaran,” ujar Kepala Desa Gondanglor, Hardian Permana, Selasa (25/08/2020).  

Kemudian, kata Hardian, pemdes berpikir bagaimana lokasi Perhutani tersebut bisa dialih fungsikan menjadi tempat yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

“Bersama beberapa anggota pokdarwis, kami membersikan lokasi tersebut dan mengalih fungsikan menjadi sarana wisata. Saat itu masih terpikir dan merencanakan untuk penyewaan motor APV saja,” akunya.

Karena terkendala biaya, Hardian membeberkan, selain pokdarwis pihaknya juga menggandeng beberapa investor untuk mengalih fungsikan dan mengelolah lokasi tersebut menjadi wana wisata baru.

“Bekerja sama dengan LMDH Wonosari (Perhutani), Investor dan masyarakat yang tergabung dalam pokdarwis maka hutan yang semula menjadi tempat pacaran kini menjadi wana wisata alam yang asri,” katanya. 

Kepala Desa Gondanglor menyebutkan, memang luas dari lokasi G Park itu mencapai 4 hektar tapi pihaknya belum memaksimalkan karena pembangunannya harus bertahap.

“Sementara yang sudah digunakan untuk beberapa wahana wisata itu hanya seluas 1,5 hektar sisanya bertahap,” ucapnya.

Dengan harga tiket Rp.5.000 pengunjung, lanjut Hardian, dapat menikmati wana wisata pohon maunen, wisata pemancingan, spot foto selfie, balkony pohon, mini trail, kuliner dan taman hammock. 

Meski terbilang baru, jelas Hardian, wisata G Park sudah bisa memberikan sedikit peningkatan ekonomi warga di sekitar tempat wisata. “Saat ini yang berjualan di sekitar G Park, ya lumayan banyak,” akunya. 

Wajah yang dulu suram karena dijadikan tempat muda-mudi berpacaran, menurutnya, kini menjadi salah satu tempat wisata yang layak dikunjungi dimasa liburan.

“Apa yang menjadi harapan kami berhasil mengalih fungsikan lokasi Perhutani tersebut,” tuturnya Kepala Desa Gondanglor, Kecamatan Sugio, Lamongan,” tuturnya.

Sutrisno, pengunjung wisata G Park mengatakan, dirinya merasa menikmati salah satu destinasi wisata desa yang ada di Kabupaten Lamongan.

“Wisatanya bagus dan menyenangkan,” akunya secara singkat menilai wisata G Park yang ada di Desa Gondanglor, Kecamatan Sugio, Lamongan. (tris/nanda).

Bagikan melalui :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •   
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan