Gunadi : Arsipnya Diselamatkan dan Diamankan Sebagai Memori Bangsa

Gunadi, Kepala Dinas Kearsipan Derah Lamongan.

KILASMETRO|LAMONGAN –  Pemerintah Kabupaten Lamongan melalui Dinas Kearsipan Daerah akan bergerak cepat menyelamatkan dan mengamankan arsip daerah yang menyangkut landasan hukum, kegiatan, lembaga yang dilibatkan dan anggaran yang dibutuhkan dalam penanganan Covid-19.

Kepala Dinas Kearsipan Daerah Kabupaten Lamongan mengatakan, beberapa arsip yang menyangkut penanganan Covid-19 akan diamankan dan diselamatkan bertujuan sebagai memori bangsa.

“Itu yang harus kami selamatkan untuk menjadi arsip statis yang simpan di Lembaga Kearsipan Daerah. Agar dikemudian hari pemerintah daerah bisa mereview langkah-langkah yang telah diambil tahun ini,” ujar Gunadi, Kamis (27/08/2020).

Untuk arsip yang harus diselamatkan dan diamankan di Lembaga Kearsipan Daerah (LKD), Gunadi menjelaskan, adalah arsip dari seluruh tim gugus tugas penanganan Covid-19.

“Ya, mulai tingkat pusat, provinsi, kabupaten, kecamatan hingga tingkat desa/kelurahan,” akunya.

Mengenai kapan arsip terkait penangananan Covid-19 ini diserahkan ke LKD, Gunadi menjawab, setelah virus yang telah melumpuhkan sendi-sendi perekonomian dan program pembangunan ini hilang.

“Ya, dua tahun yang akan datang atau setelah pemerintah bahkan dunia telah menyatakan pandemic Covid-19 ini selesai. Kemudian arsip tersebut telah diperiksa BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) dan dinyatakan clear maka arsipnya harus segera di kirim ke LKD untuk di simpan,” ucapnya.  

Meski nantinya arsip tersebut telah dinyatakan clear oleh BPK, mantan Camat Sarirejo ini mengatakan, pihaknya tetap bergerakn untuk memonitoring seluruh OPD (organisasi pemerintah daerah) sampai ke tingkat desa/kelurahan.

“Pemahaman arsip terkait penanganan Covid-19 harus kita monitoring sebelum diserahkan ke Dinas Kearsipan Daerah Lamongan agar tidak keliru. Seandainya salah satu OPD masih persoalan dengan BPK atau belum clear. Makan kita juga akan memberikan kelonggaran,” tutur

Selain bertujuan untuk memori bangsa, Kepala Dinas Kearsipan Daerah Lamongan ini menguraikan, untuk menindaklanjuti surat edaran dari MenpanRB Nomor 60 tahun 2020.

“Dasarnya kan surat edaran tersebut untuk memerintahkan agar seluruh kegiatan berkaitan dengan penanganan Covid-19 di arsipkan. Selain itu juga mendukung Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP),” akunya. (tris / nanda).

Bagikan melalui :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •   
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan