Ribuan Kader Penggerak NU Lamongan Baris Tertib Songsong Usia Satu Abad Nadlatul Ulama

KILASMETRO|LAMONGAN – Menyongsong Satu Abad Usia Nahdlatul Ulama, Ribuan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama Cabang Lamongan dan Babat Kab. Lamongan, baris tertib ikuti instruksi pimpinan.

Dalam acara Silatda ke II Kader Penggerak Nahdlatul Ulama di Ponpes Darul Maarif Payaman Solokuro Lamongan asuhan KH. Ahmad Rofi’e Rohman.

Tidak tanggung tanggung, instruktur Kader Penggerak NU Nasional dihadirkan kedua pengurus Cabang NU di Kabupaten. Lamongan itu.

Kesempatan itu pun digunakan oleh instruktur Nasional Kader Penggerak NU yang hadir antara lain, KH. Abd Mun’im DZ, KH Adnan Anwar, KH. Enceng Sobirin Najd, dan KH. Harnowo, untuk mengingatkan kembali, bahwa Kader Penggerak NU harus segera menyiapkan diri dalam rangka menyongsong usia Satu Abad NU yang kurang 6 tahun lagi.

KH. Adnan Anwar menyampaikan, ” Teruslah berkhidmat dalam naungan NU yang telah didirikan oleh Mbah Hasyim Asyari “.

Karena tugas kita saat ini, hanya bisa merawat organisasi kita, dan yang lebih penting adalah merawat Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Jangan sampai Nusantara Indonesia ini seperti negara negara di Timur Tengah yang pecah akibat perang saudara.

Dalam Tausyiah para instruktur Kader Penggerak NU Nasional itu juga diselipkan Baiat bagi para kader yang hadir Senin ( 07/09/2020) dengan bunyi sebagai berikut :

 السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Apakah saudara sudah bersuci, sudah, jawab Jammiyah kader penggerak NU Lamongan.

Hadloroh pada Para Nabi, Shahabat, Para Wali dan Pendiri NU, baca Al-Fatihah 1 kali

Apakah sudara-saudara siap diBaiat ?, siap pula jawaban ribuan Kader Penggerak NU, maka ikuti bacaan berikut ini, dengan diucapkan dengan lisan dan diyakini dalam hati

أشهد أن لا إله إلا الله و أشهد أن محمدا رسول الله x 3

رَضِيْتُ بِاللهِ رَبًّا

وَبِالإِسْلاَمِ دِيْنًا

وَبِمُحَمَّدٍ نَبِيًّا وَرَسُوْلاً

وَبِنَهْضَةِ اْلعُلَمَاءِ جَمْعِيًّا

Demi Allah sebagai kader NU, saya berjanji :

1. Setia, memelihara,  dan membela ajaran Islam ala Ahlusunnah Wal Jamaah.

2. Setia mempertahankan dan membela ideologi Negara Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

3. Dengan segenap jiwa raga siap sedia menghadapi musuh dan pengkhianat terhadap Islam Aswaja, organisasi NU dan  Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

4. Siap sedia menjaga dan menjunjung tinggi martabat ulama dan organisasi serta  memuliakan warga NU.

5. Siap menjalankan garis perjuangan dan titah pimpinan Nahdlatul Ulama.

Yang selanjutnya dilengkapi dengan, Ini sumpah siapa ? dijawab hadirin dengan Sumpah Saya, serta dilanjut dengan, bagaimana kalau anda berkhianat, serentak peserta Kader Penggerak NU Lamongan menjawab, Allah akan menghukum saya, dan diakhiri dengan doa penutup. (tris/nanda).

Bagikan melalui :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •   
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan