Puluhan Armada Salurkan Bantuan Air Bersih Bagi Warga Lamongan Terdampak Bencana Kekeringan Hidrometeorologis

Bupati Fadeli memberangkatkan penyaluran air bersih bagi warga Lamongan yang terdampak bencana kekeringan hidrometeorologis, Jumat (18/09/2020), Foto : Nanda/kilasmetro).

KILASMETRO|LAMONGAN –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan mengerahkan puluhan armada untuk menyalurkan bantuan air bersih bagi puluhan desa yang terdampak bencana kekeringan hidrometeorologis.

“Ada 16 belas armada dari beberapa OPD (organisasi pemerintah daerah yang kita kerahkan untuk menyalur bantuan air bersih yang terdampak bencana kekeringan hidrometerologis,” kata Kepala BPBD Kabupaten Lamongan, Mugito, Jumat (18/09/2020).

Mugito menjelaskan, bantuan air bersih akan  didistribusikan pada 16 Desa yang tersebar di 8 Kecamatan yang sudah melaporkan bahwa masyarakatnya terdampak bencana kekeringan hidrometeorologis dan mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

“Delapan kecamatan tersebut diantaranya, Kecamatan Modo, Kecamatan Sugio, Kecamatan Kedungpring, Kecamatan Tikung, Kecamatan Sambeng, Kecamatan Bluluk, Kecamatan Glagah dan Kecamatan Kembangbahu,” ujarnya.

Berdasarkan Undang-undang dan peraturan daerah serta  Keputusan Bupati No.188/258/KEP/413.013/2020 tentang Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan Hidrometeorologis di Kabupaten Lamongan, Mugito menuturkan, Pemkab memiliki tugas melindungi dan membantu masyarakat yang terdampak bencana.

“Penyaluran air ini kami lakukan agar teringankan beban hidup dan terpenuhinya kebutuhan dasar akan air bersih bagi masyarakat yang terdampak bencana kekeringan hidrometerologis,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Lamongan, Fadeli berharap penyaluran air bersih ini bisa meringankan beban kebutuhan dasar akan air bersih bagi 16 desa yang terdampak bencana kekeringan hidrometerologis.

“Setiap hari satu armada diharapkan bisa 2-3 kali memberikan penyaluran air bersih di satu desa yang terdampak bencana kekeringan,” ujarnya.

Karena saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19, Fadeli menghimbau, agar penyaluran air bersih di 16 desa yang terdampak kekeringan tersebut tetap menggunakan protokol kesehatan.

“Biasanya penyaluran air bersih itu banyak warga yang bergerombol rebutan untuk mendapatkan air, Untuk itu kami himbau bagi para petugas untuk menertibkan penyaluran air bersih ini dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, minimal menggunakan masker,” tutur Bupati Lamongan Fadeli saat memberangkatkan puluhan armada bantuan air bersih bagi puluhandesa yang terdampak bencana kekeringan hidrometerologis. (*).

Bagikan melalui :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •   
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan