Sapa Kader PKB, Pasangan KarSa Mantapkan Kemenangan di Pilbup Lamongan Dengan Program Nawa KarSa

Pasangan Karsa saat menyapa kader dan simpatisan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lamongan di Dapil 3 dan Dapil 5 Kabupaten Lamongan, Sabtu (19/09/2020), Foto : Sutrisno Ermawanto/KILASMETRO).

KILASMETRO|LAMONGAN – Pasangan KarSa (Kartika Hidayati – Sa’im) menyapa seluruh kader dan simpatisan Partai Kebangkitan Bangsa di Kabupaten Lamongan untuk memantapkan langkah dan upaya kemenangannya di Pilbup Lamongan 09 Desember 2020.

Bakal calon bupati, Kartika Hidayati mengajak kader dan simpatisan pada konsolidasi DPC PKB Lamongan untuk tidak memberikan ruang sedikitpun kepada pihak lain untuk mengacak-acak kekuatan Nahdlatul Ulama (NU) di dalam perekatan PKB dan PDI-P dalam memenangkan KarSa.

“Sudah waktunya Lamongan dipimpin oleh kader Nadhlatul Ulama (NU). Karena secara statistik 85 persen masyarakat Lamongan adalah warga NU dan 15 persen ormas lainnya. Untuk itu jangan pernah memberikan ruang sedikitpun kepada pihak lain,” ujar Kartika Hidayati dalam orasi politiknya saat konsolidasi di dapil 3 dan dapil 5, Sabtu (19/09/2020).

Wakil Ketua DPW PKB Jawa Timur menyampaikan, pasangan KarSa menang di Pilbup Lamongan tanggal 09 Desember 2020 mendatang, Lamongan akan sejahtera dengan program Nawa KarSa.

“KarSa itu ngrumangsani, KarSa itu berkarya. Karsa itu berkehendak yang akan memberikan pencanangan sembilan mimpi warga NU dan rakyat Indonesia yang ada di Kabupaten Lamongan,” ucapnya.

Menurutnya, pondok pesantren (ponpes) yang ada di Kabupaten Lamongan jumlahnya ada 250 dan terbesar di Asia Tenggara. Dia berjanji akan mengawal bukan hanya mengedukasi dan itu tidak hanya disampaikan dalam orasi pidato saja.

Kader dan simpatisan PKB di Daerah Pemilihan (Dapil) 3 Kabupaten Lamongan.

“Kami akan memberikan kebijakan-kebijakan yang akan dituangkan dalam perda (peraturan daerah),” tuturnya.

Ketua Muslimat NU Lamongan ini juga menegaskan, akan selalu hadir untuk memajukan dan meningkatkan UMKM maupun hasil pertanian di Lamongan.

“Karena PDRB (produk domestik regional bruto) Lamongan itu 40 persen, kami juga akan memberikan kebijakan-kebijakan yang dituangkan dalam perda untuk menumbuhkan dan meningkat UMKM maupun hasil pertanian di Lamongan,” ucap mantan anggota Komisi C DPRD Provinsi Jawa Timur.

Dia juga menuturkan, warga NU dan PKB bersama para kiayi di Lamongan ibarat sebuah busur besar yang bersatu untuk melesatkan anak panahnya secara tajam di Pilbup Lamongan tanggal 09 Desember 2020 untuk memenangkan pasangan KarSa.

“Pasangan KarSa menang di Pilbup Lamongan nanti, tidak ada alasan apapun untuk tidak mensejahterahkan masyarakat Lamongan,” ucapnya.

Dikesempatan yang sama, Bakal calon wakil bupati, Sa’im menyampaikan terima kasih kepada Abdul Ghofur selaku Ketua DPC PKB Lamongan karena telah menggerakkan kader dan simpatisan partainya di seluruh Dapil untuk memenangkan pasangan KarSa.

“Terima kasih pak Ketua telah memanaskan partainya. Dan Kami juga tidak mau kalah, karena sebentar lagi DPC PDI Perjuangan juga akan melakukan konsolidasi di 27 Kecamatan untuk memantapkan semangat kader-kader untuk memenangkan pasangan KarSa,” ucap Sa’im.

Menurut Ketua DPC PDI Lamongan, sebenarnya kemenangan KarSa telah diraihnya secara hitung-hitungan statistik dengan adanya PKB sebagai partai pemenang di Pemilu 2019.

“Bagaimana tidak menang, kan sudah jelas Ketua DPRDnya itu dari PKB dan Calon Bupatinya juga dari kader PKB,” ucapnya.

Kader dan simpatisan PKB di Daerah Pemilihan (Dapil) 3 Kabupaten Lamongan.

Politisi partai PDI-Perjuangan ini akan menambahkan anggaran disetiap desa sebesar Rp, 500 juta, jika nanti mendapatkan amanah memimpin masyarakat Kabupaten Lamongan.

“Kami akan menambah anggaran di setiap desa sebesar Rp. 500 juta dan gaji bagi Ketua RT (rukun tetangga) dari yang semula hanya Rp.350 ribu selama setahun akan naik menjadi Rp, 1 juta,” ucapnya.

Dia juga menegaskan, akan mencabut biaya parkir berlangganan sebesar Rp. 20 ribu yang dikenakan selama ini saat warga Lamongan membayar pajak kendaraan bermotor.

“Biaya parker berlangganan akan kami cabut jika nanti kami mendapat amanah dari mayarakat Lamongan. Selain itu bagi warga yang meninggal dunia, keluarganya akan kami berikan santunan sebesar Rp. 2,5 juta,” aku Bakal calon wakil bupati, Sa’im saat menyapa seluruh kader dan simpatisan Partai Kebangkitan Bangsa di Dapil 3 dan Dapil 5. (*).

Bagikan melalui :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •   
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan