Ini Alasan Gerbong KOMPAK Tak Mungkin Ditinggalkan Su’uddin

Ir. Suhandoyo SP saat menermui Muhammad Su'uddin didampingi bacawabup Astiti Suwarni bersama barisan militan Lamongan Kompak, Selasa (22/09/2020), Foto : Tim Kompak/Nanda/KILASMETRO).

KILASMETRO|LAMONGAN – Meski tidak bisa maju bersama Ir. Suhandoyo SP di Pilbup Lamongan 09 Desember 2020 mendatang dikarenakan gagal di tahapan tes kesehatan, Muhammad Su’uddin menegaskan dirinya tidak akan meninggalkan Gerbong Kompak dan tetap mendukung untuk memenangkan Kompak.

“Saya akan tetap bersama gerbong Ir. Suhandoyo SP-Astiti Suwarni dan mendukung untuk kemenangan beliau di Pilbup Lamongan nanti bersama barisan militan Lamongan Kompak,” ujar Muhammad Su’uddin di kediamannya yang merupakan Posko Kemenangan Kompak di wilayah utara, Selasa (22/09/2020).  

Su’uddin menjelaskan, memiliki alasan tersendiri untuk tetap memegang teguh mendukung dan memenangkan pasangan calon (paslon) Ir.Suhandoyo SP-Astuti Suwarni yang berangkat melalui jalur independen di Pilbup Lamongan. 

“Pak Handoyo itu selalu komitmen memperjuangkan rakyat, demi mewujudkan perubahan Lamongan kedepan yang lebih baik,” akunya.  

Kegagalan untuk maju bersama politisi senior PDI Perjuangan di Pilbup Lamongan, dia mengaku menerima. “Gagal itu dinamika kehidupan. Saya secara pribadi dan keluarga menerima dengan lapang dada,” ucapnya.  

Terkait beredarnya foto salah satu paslon yang turut maju di Pilbup Lamongan berkunjung ke tempat tinggalnya, Su’uddin mengungkapkan, pertemuan itu hanya sebatas silaturahim biasa.    

“Kami harap Lamongan Kompak tidak terpengaruh informasi yang diplintir macam-macam. Pertemuan itu hanya silaturrahim sebagaimana anjuran agama terhadap sesama muslim,” akunya.

Di kesempatan yang sama, Bakal Calon Bupati (bacabup) Lamongan melalui jalur indepensen, Ir. Suhandoyo SP mengatakan, telah melakukan banyak hal selama setahun demi memperjuangkan gerakan rakyat. 

“Banyak hal selama setahun ini, kami lakukan hingga terbentuklah tagline Lamongan Kompak, Bukan nama singkatan nama kami berdua, tapi bentuk pergerakan rakyat,” kata Ir. Suhandoyo SP.

Dia mengaku sempat merasa terpukul hingga ke tingkat paling bawah saat KPU mengeluarkan keputusan Pak Su’udin gagal pada tahapan tes kesehatan.

“Terus terang saat itu saya merasa down (terpukul telak),” ucapnya.

Namun dukungan yang menggelora dari rakyat Lamongan, sambung Suhandoyo, secara cepat membangkitkannya dari cobaan tersebut. Sehingga dalam waktu 2×24 jam mantan DPRD Provinis Jawa Timur ini bisa mendapatkan pengganti Muhammad Su’uddin sebagai bakal calon wakil bupati (bacawabup). 

“Dalam waktu yang sangat singkat itu, Alhamdulillah saya mendapatkan bacawabup sesuai keinginan rakyat yakni dari Pantura. Bahkan masih satu kampung juga masih kerabat dengan Pak Su’udin,” tuturnya.

Sementara itu, pengganti Muhammad Su’uddin sebagai bakal calon wakil bupati melalui jalur independen, Astiti Suwarni memastikan akan meneruskan perjuangannya sebagai perwakilan dari masyarakat Lamongan Utara.

“Untuk itu saya mengajak seluruh masyarakat Lamongan Utara merapatkan barisan memperjuangan gerakan rakyat dalam mewujudkan perubahan Lamongan yang lebih baik,” ujar Astiti Suwarni istri dari Wahid Wahyudi saat silaturahim ke rumah Muhammad Su’uddin bersama barisan militan Lamongan Kompak. (nanda).

Bagikan melalui :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •   
  •  
  •  

1 thought on “Ini Alasan Gerbong KOMPAK Tak Mungkin Ditinggalkan Su’uddin

Tinggalkan Balasan